Profil Ari Askhara – Mantan Dirut Garuda Indonesia dan Kekayaannya

1 min read

Profil Ari Askhara – Baru-baru ini Indonesia dihebohkan dengan kasus dugaan penyelundupan onderdil motor Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam maskapai Garuda Indonesia yang dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

Akibat kasus tersebut, Ari Askhara resmi diberhentikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada 5 Desember 2019. Pemberhentian tersebut disebabkan adanya kabar dugaan penyelundupan onderdil motor Harley Davidson keluaran 1972 serta dua sepeda Brompton.

Baca Juga : Profil Erick Thohir – Menteri BUMN Kabinet Indonesia Maju

Ari Askhara merupakan alumni Universitas Gajah Mada (UGM) yang ternyata baru satu tahun menjabat sebagai Dirut Garuda Indonesia. Ia terpilih melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 12 September 2018 lalu menggantikan Nugraha Mansury yang juga menjabat selama setahun sejak 2017.

Profil Ari Askhara

I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau sering dikenal Ari Askhara adalah pria kelahiran 13 Oktober 1971. Sebelum menjabat sebagai Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara menjabat sebagai Dirut Pelindo III pada Mei 2017.

Sebelumnya, Ari Askhara juga pernah berada di jajaran direksi Garuda tepatnya sebagai Direktur Keuangan dan Risiko saat era Direktur Utama Arif Wibowo.

Ari Askhara kerap berganti-ganti perusahaan, tercatat sejak 2013 hingga 2018, ia telah menggenggam 4 jabatan direksi di perusahaan berbeda.

Baca Juga : Profil Muhadjir Effendy – MenKo Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Ditahun 2013, dia menjabat sebagai Head of Natural Resources ANZ, lalu kemudian beralih sebagai CFO PT Pelindo III, kemudian CFO & Risk Director Garuda, lalu Director of Human Capital and Development PT Wijaya Karya Tbk, dan terakhir pada 2018 sebagai Dirut PT Pelindo III, lalu pada September 2018 ia menjabar sebagai Dirut Garuda Indonesia.

Namun, pada 5 Desember 2019, Ari Askhara resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Dirut Garuda Indonesia dikarenakan kasus penyelundupan onderdil motor Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam maskapai Garuda Indonesia yang banyak merugikan negara.

Baca Juga : Profil Pratikno – Menteri Sekretaris Negara

Harta Kekayaan Ari Askhara

Berdasarkan pengumuman laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LKHPN), Ari Askhara memiliki kekayaan total mencapai Rp 37,5 miliar. Laporan tersebut disampaikan pada 31 Desember 2018 lalu.

Harta tersebut terbagi dalam beberapa bentuk, antara lain:

Ari Askhara memiliki delapan tanah dan bangunan yang berada di beberapa daerah. Dengan total tanah dan bangunannya mencapai lebih dari Rp 23 miliar.

Sementara itu untuk alat transportasi dan mesin yang dimilki, Ari Askhara tercatat memiliki tiga buah mobil. Tiga mobil tersebut adalah Pajero Sport Jeep 2012, Sedan Mazda 2017, dan Minibus Lexus 2016. Totalnya mencapai lebih dari Rp 1,3 miliar.

Sementara itu, harta bergerak lain tercatat senilai Rp 95 juta. Sedangkan untuk kas dan setara kas, Ari Askhara memiliki lebih dari Rp 10,4 miliar. Harta lain tercatat senilai dari Rp 2,38 miliar.

Sementara itu Ari Askhara tercatat tidak memiliki utang.

Baca Juga : Profil Royke Tumilaar – Dirut Baru Bank Mandiri

Itulah informasi yang diberikan tentang Profil Ari Askhara – Mantan Dirut Garuda Indonesia . Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.