Biografi dan Profil Penyanyi Syahrini dengan Julukan Princess Paling Lengkap

InfoBiografi.Com – Syahrini dikenal sebagai salah satu penyanyi dan selebriti tanah air yang menjuluki dirinya sebagai The Princess, sehingga banyak orang lebih mengenal dirinya dengan sebutan Princess Syahrini. Syahrini juga dikenal sebagai penyanyi yang sering membuat jargon-jargon lucu seperti ‘Cetar Membahana’,‘Sesuatu’ ‘Alhamdulillah ya..’ dan masih banyak lagi jargon-jargon lainnya.

Selain dikenal sebagai penyanyi, Syahrini juga dikenal sebagai pengusaha yang telah memiliki cabang usaha sehingga membuat pundi-pundi kekayaannya semakin bertambah. Istri dari pengusaha muda Reino Barack ini juga dikenal sebagai selebriti yang kerap tampil dengan gaya busana yang cetar membahana di setiap penampilannya. Untuk lebih lengkapnya simak profil dan biografi lengkap Princess Syahrini berikut ini.

Baca Juga : Profil Reino Barack Pengusaha Muda Indonesia Suami Syahrini

Biografi dan Profil Princess Syahrini

Biodata Syahrini

Nama lengkap : Rini Fatimah Jaelani
Nama Panggilan : Syahrini
Lahir: Sukabumi, 1 Agustus 1982
Tinggi: 1,55 m
Agama : Islam
Orang Tua : Dadang Zaelani (ayah), Wati Nurhayati (ibu)
Saudara : Ridwan Jaelani, Aisyahrani
Suami : Reino Barack
Profesi : Penyanyi, Pengusaha, Selebriti
Karya :

Album :
My Lovely (2008)
Jangan Memilih Aku (bersama Anang, 2010)
Semua Karena Cinta (2012)
Princess Syahrini (2016)

Filmografi :
Basahhh… (2008)
The Maling Kuburans (2009)
Baik-Baik Sayang (2011)
Bodyguard Ugal-Ugalan (2018)

Baca Juga : Biografi Reza Nurhilman Presiden Maicih

Profil Princess Syahrini

Memiliki nama lengkap Rini Fatimah Jaelani, lahir pada tanggal 1 Agustus 1982 di Sukabumi, Indonesia. Syahrini merupakan putri dari pasangan Dadang Zaelani dan Wati Nurhayati. Ia memiliki seorang kakak laki-laki, Ridwan Zaelani dan seorang adik perempuan, Aisyahrani Fatimah Zaelani. Ayahnya Dadang Zaelani merupakan seorang pengusaha yang memiliki bisnis toko emas dan pertambangan sehingga membuat Syahrini hidup dengan berkecukupan sejak kecil.

Pendidikan sekolah dasar Syahrini di tempuh di SDN I Bebeg dan melanjutkan di SMPN 3 dan SMAN 2 di Sukabumi. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan di fakultas hukum Universitas Pakuan Bogor dan lulus di tahun 2008.

Perjalan Karir Syahrini

Syahrini sudah bercita-cita menjadi penyanyi sejak masa SMA, namun ayahnya tidak memberinya izin, lantaran Syahrini harus lulus kuliah terlebih dahulu. Setelah lulus kuliah, Syahrini bersama adiknya Aisyahrani membuat duet grup dangdut bernama Duo Geulis yang banyak tampil di kota Bogor. Grup duetnya juga pernah mengeluarkan album dangdut namun kurang laku dipasaran.

Kemudian, Syahrini masuk ke dunia musik pop dengan menyanyikan lagu latar film “Coklat Stoberi” (2007) yang berjudul “Tatapan Cinta”. Di tahun 2008, Syahrini merilis album pertamanya bertajuk “My Lovely” dengan single “Bohong” dan “My Lovely”. Masih ditahun yang sama, Syahrini ikut membintangi difilm Basahhh… dan di tahun 2009 ia kembali berperan dalam film bertajuk “The Maling Kuburans”. Namun langkah ini belum juga menjadi terobosan untuk mendongkrak popularitasnya.

Baca Juga : Profil Gibran Rakabuming Raka Pengusaha Catering ChiliPari

Di tahun 2010, nama Syahrini mencuat setelah menjadi teman duet Anang Hermansyah di single “Jangan Memilih Aku”. Lagu ini mendapatkan respon baik dan sukses di pasaran dengan menduduki posisi teratas tangga lagu di beberapa acara musik. Di tahun yang sama, mereka juga merilis single kedua yang berjudul “Cinta Terakhir” yang juga meraih kesuksesan seperti single sebelumnya.

Namun kerjasama antara Anang dengan Syahrini tak berlangsung lama. Setelah membawakan single “Aku Tak Biasa”, Syahrini mendera beberapa persoalan dengan Anang yang mengakibatkan kerjasama diantara keduanya berakhir.

Setelah kasus tersebut, Syahrini memutuskan untuk bersolo karir dan meirilis single “Kau yang Memilih Aku” di tahun 2011. Menjelang bulan Ramadhan di tahun yang sama, Syahrini kembali merilis single bertema religi “Taubatlah Taubat”. Di awal tahun 2012, dia merilis single “Sesuatu”. Single ini ditulis oleh Charly Van Houten. Di akhir tahun 2012, dia merilis album kompilasi berjudul Semua Karena Cinta. Album ini berisi lagu-lagunya dari tahun 2008 sampai 2012 seperti “Bohong”, “My Lovely” dan lainnya.

Di tahun 2013, Syahrini mengeluarkan single “Cinta Tapi Gengsi” dan “Cetar Membahana”. Pada tahun itu juga Syahrini menggelar konser besar di Marina Bay Sands guna merayakan kesuksesan kariernya selama 5 tahun di industri musik tanah air.

Baca Juga : Profil Medina Zein – Pengusaha Muda Pemilik MD Clinic

Karirnya sebagai penyanyi tanah air semakin melejit. Nama Syahrini terus menanjak sebagai salah satu selebriti paling terkenal di Indonesia. Di tahun 2018, Syahrini membintangi film berjudul Bodyguard Ugal-ugalan. Di film tersebut, ia juga menyanyikan lagu latar bertajuk “Gubrak Gubrak Gubrak Jeng Jeng Jeng” yang diciptakan oleh musisi kenamaan tanah air Melly Goeslaw.

Pada bulan September 2018, Syahrini mengadakan konser untuk merayakan sepuluh tahun perjalanan karir di industri hiburan tanah air yang bertajuk “10 Tahun Jambul Khatulistiwa Journey of Syahrini” di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Konser ini dikatakan cukup kontrolversial dikarenakan Syahrini mematok harga hingga 20 juta rupiah untuk tiket kelas termahalnya dan digadang gadang tiket konser ini menyamai konser para Diva – Diva dunia.

Kesuksesan Syahrini sebagai penyanyi juga tidak lepas dari beberapa kasus yang menjeratnya. Seperti pada tahun 2011, Syahrini sempat membuat kontroversi dengan beredarnya foto-foto yang bisa dikatakan cukup vulgar dalam sebuah pesta bersama dengan Aishyahrani, Daniel Mananta dan Glenn Fredly.

Di tahun 2014, namanya juga terseret dalam kasus korupsi adik gubernur Banten, Tubagus Chaeri Wardana sebagai penerima gratifikasi.

Di tahun 2015, Syahrini kembali membuat kontroversi dengan membawa kangkung dalam tas mahalnya yang harganya sekitar milyaran rupiah dalam pembuatan video klipnya. Aksi tersebut semakin mendongkrak namanya.

Selain itu, Syahrini juga kerap mengeluarkan jargaon-jargon untik yang cukup sensasional seperti melontarkan jargon Cetar Membahana, Sesuatu, Maju Mundur Syantik, sehingga membuat namanya semakin melambung dan menjadi selebriti fenomenal saat itu.

Selain dikenal sebagai penyanyi, Syahrini juga dikenal sebagai selebriti yang memiliki banyak usaha. Seperti diketahui, Syahrini memiliki bisnis karaoke yang diberi nama Princess Syahrini yang memiliki cabang dibeberapa wilayah di Indonesia, juga memiliki usaha properti dan bisnis kecantikan.

Baca Juga : Biografi Reza Nurhilman Presiden Maicih

Syahrini Menikah

Di akhir tahun 2018, kisah cinta Syahrini mulai diketahui oleh media. Dikabarkan Syahrini sedang menjalin hubungan dengan pengusaha muda Reino Barack. Padahal di sisi lain, diketahui jika Reino Barack baru saja putus dengan artis Luna Maya setelah menjalin hubungan selama lima tahun.

Pada tanggal 27 Februari 2019, Syahrini resmi menikah dengan Reino Barack yang digelar di Jepang tepatnya di masjid Tokyo Camai.

Pernikahan tersebut dilangsungkan secara tertutup yang hanya dihadiri oleh beberapa kerabat dan teman dekat seperti Quraish Shihab, Rahmat Gobel, Maia Estianti serta Iwan Musri.

Setelah resmi menikah di Jepang, Syahrini dan Reino Barack kemudian melangsungkan resepsi pernikahan tiga bulan kemudian di Jakarta yang dihadiri banyak artis serta tokoh terkenal.

Itulah informasi yang diberikan tentang Biografi dan Profil Penyanyi Syahrini. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.

Profil Medina Zein – Pengusaha Muda Pemilik MD Clinic yang Tersandung Kasus Narkoba

Info Biografi.Com – Belum lama ini nama Medina Zein mencuat dengan melaporkan Irwansyah atas dugaan kasus penggelapan dana PT Bandung Berkah Bersama dengan bisnis kue Bandung Makuta. Namun belum selesai dengan kasus tersebut, namanya kembali ramai diperbincangkan karena dikabarkan Medina positif mengonsumsi narkotika jenis Amfetamin. Terungkapnya kasus Medina merupakan hasil keterangan kakak iparnya, Ibra Azhari yang merupakan tersangka yang lebih dulu diamankan polisi.

Lantas siapakah Medina Zein sebenarnya? simak profil lengkap Medina zein berikut ini.

Baca Juga : Profil Reino Barack Pengusaha Muda Indonesia Suami Syahrini

Profil Medina Zein

Medina Zein memiliki nama lengkap Medina Susani Daivina Zein merupakan pengusaha muda kelahiran 23 Mei 1992, Bandung, Jawa Barat. Medina menggeluti bisnis kecantikan yang mampu meraup omzet miliaran rupiah perbulannya sehingga membuat Medina menjadi penguasa sukses di usia yang sangat muda.

Medina Zein menempuh pendidikan kebidanan di Akademi Kebidanan Stikes Budi Luhur, Bandung. Namun setelah lulus, ia lebih tertarik mendalami dunia kecantikan. Hingga di tahun 2012, ia mendirikan sebuah klinik kecantikan kecil-kecilan yang saat ini telah bertransformasi dengan nama MD Clinic.

Di tahun 2014, Medina kembalu mengembangkan usahanya di bidang fashing yang diberi nama Medinazein Boutique dan memperluas bisnisnya ke ranah travel PT. Medina Global Travelindo.

Medina Zein menikah diusia 19 tahun dan tinggal bersama suaminya di sebuah kosan kecil. Dipernikahan pertamanya, Medina Zein dikaruniai seorang anak laki-laki. Namun pernikahan tersebut kandas dan mereka resmi bercerai di tahun 2016. Dan pada Agustus 2017, Medina Zein menikah dengan Lukman Azhari dan dikaruniai satu anak. Lukman Azhari merupakan adik dari aktris Sarah Azhari.

Baca Juga : Biografi Reza Nurhilman Presiden Maicih

Belum lama ini, tepatnya di bulan Oktober 2019, Medina Zein muncul dihadapan media dengan melaporkan Irwansyah atas dugaan kasus penggelapan dana. Irwansyah diduga telah melakukan penggelapan dana PT Bandung Berkah Bersama dengan bisnis kue Bandung Makuta. Medina Zein diketahui menemukan aliran dana yang masuk ke rekening Irwansyah bernilai milyaran rupiah.

Namun, belum selesai kasus dengan Irwansyah, Medina Zein kembali muncul dengan kabar yang mengejutkan. Medina dikabarkan positif mengonsumsi narkotika jenis Amfetamin. Terungkapnya kasus Medina merupakan hasil keterangan kakak iparnya, Ibra Azhari yang merupakan tersangka yang lebih dulu diamankan polisi.

Itulah informasi yang diberikan tentang Profil Medina Zein – Pengusaha Muda Pemilik MD Clinic. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.

Profil Ratna Sarumpaet – Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Paling Lengkap

Profil Ratna Sarumpaet – Ratna Sarumpaet merupakan Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) yang memulai karier dari dunia drama dan theater, ia berperan mulai dari penulis, pemain juga drama director. Ia juga banyak mengambil tema tentang HAM, perlawanan terhadap kekerasan pada wanita, dan kebebasan berpendapat dan berkumpul.

Seniman sekaligus aktivis HAM ini terkenal dengan pementasan monolog “Marsinah Menggugat” yang pernah dicekal di jaman Orde Baru. Pada 10 Maret 1998, seperti ditulis dalam akun facebooknya, ia memimpin demonstrasi Alinasi Pro Demokrasi untuk menuntut Presiden Soeharto mundur. Bahkan yang terbaru, pada 2016, ia juga sering mendemo Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dianggap sering menggusur pemukiman warga. Lebih lengkapnya simak ulasan dibawah ini mengenai profil lengkap Ratna Sarumpaet.

Baca Juga : Profil Novel Baswedan – Penyidik KPK

Profil Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet merupakah kelahiran Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara pada 16 Juli 1949 dan lebih akrab dipanggil Sarumpaet. Ia tumbuh dalam keluarga Kristen dan aktif secara politik di Sumatera Utara. Sarumpaet menjadi Mualaf setelah menikah dengan seorang pengusaha Arab-Indonesia, Achmad Fahmy Alhady.

Sarumpaet pernah berkuliah di Fakultas Teknik Arsitektur serta di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia, namun ia tidak sempat menyelesaikan studinya karena lebih memilih dunia teater sebagai pilihan karirnya.

Pada tahun 1969, setelah belajar berteater di Bengkel Teater Rendra selama 10 bulan, ia kemudian mendirikan sebuah panggung teater bernama “Satu Panggung Merah” pada tahun 1974.

Vokal, kritis dan berani merupakan kesan pertama yang melekat pada sosok Ratna Sarumpaet. Ia sering berkutat di organisasi Sosial Kemasyarakatan demi membela nasib kaum-kaum yang terpinggirkan. Belakangan ini ia lebih dikenal sebagai seorang aktivis.

Pada pemilu 1997, Ratna bersama kelompok teaternya bergabung dalam kampanye Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dalam kampanye tersebut, di sepanjang jalan Warung Buncit, Ratna dan kawan-kawan mengusung sebuah keranda bertuliskan DEMOKRASI sambil mengumandangkan kalimat tahlil ‘La Illah haillallah’ dan mereka dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Akibat ulah tersebut, Ratna dan rombongannya ditangkap dan di interogasi selama 24 jam.

Baca Juga : Profil Lengkap Anies Baswedan 

Di tahun 90’an, Ratna juga dikenal sebagai aktivis yang terlibat dalam kasus Marsinah dan membela penderitaan rakyat Aceh yang terjebak perang antara TNI dan GAM. Hal ini menyebabkan timbulnya masalah antara dirinya dengan administrasi pemerintahan Orde Baru kala itu.

Hingga akhirnya pada september 1997, Kepolisian RI menutup kasus pembunuhan Marsinah dengan alasan bahwa DNA Marsinah dalam penyelidikan telah terkontaminasi. Namun, setelah penutupan kasus tersebut, Ratna menulis Monolog “Marsinah Menggugat”, yang dianggap provokatif, dan monolog tersebut mendapatkan tekanan dari berbagai pihak.

Pada akhir 1997, Ratna melakukan perlawanan bersama 46 LSM, Ratna membentuk sebuah kelompok bernama Siaga dan merupakan kelompok pertama yang secara terbuka menyerukan agar Soeharto turun dari jabatannya. Ketika sedang melakukan pertemuan dengan Siaga, Ratna bersama teman-temannya di tangkap dan dibawa ke Polda Metro Jaya dan di tahan di LP Pondok Bambu.

Saat kejadian tersebut, LP Pondok Bambu dikawal ketat karena mendapat kecaman dari mahasiswa yang ingin membebaskan Ratna. Setelah 70 hari ditahan, ia dibebaskan sehai sebelum Soeharto resmi lengser.

Pada tahun 2019, Ratna kembali tersandung kasus hukum dengan berbohong bahwa wajahnya babak belur akibat dipukuli oleh orang yang tidak bertanggung jawab.Pernyataan itu dianggap tudingan kepada lawan kubu politiknya.

Kasus tersebut merupakan salah satu kasus terbesar di tahun politik 2019. Akibat pernyataan bohong tersebut, ia divonis dua tahun penjara pada 11 Juli 2019. Namun pada 26 Desember 2019, ia dinyatakan bebas bersyarat setelah mendekam dari Lapas perempuan kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur, terkait kasus penyebaran berita bohong atau hoaks.

Baca Juga : Profil Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

Itulah informasi yang diberikan tentang Profil Ratna Sarumpaet Aktivis HAM. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.

Profil dan Biografi Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA – Penceramah Cerdas dari Banten Paling Lengkap

Profil dan Biografi Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA – Nama Ustadz Adi Hidayat dikenal sebagai salah satu ustad paling populer di kalangan netizen muslim dan salah satu ustad favaorit selebriti untuk mengisi kajian rutin.

Selain itu, video ceramah Ustadz Adi Hidayat juga banyak tersebar di berbagai media sosial seperti Youtube, Instagram, atau facebook dan telah ditonton oleh jutaan kaum muslimin di Indonesia. sehingga membuat namanya semakin banyak dikenal masyarakat.

Baca Juga : Profil Gus Miftah – Pendakwah Kaum Marjinal

Profil Ustadz Adi Hidayat

Ustadz Adi Hidayat merupakan pria kelahiran Pandeglang, Banten pada 11 September 1984 dari pasangan Warso Supena (Ayah) dan ibunya bernama Hj.Rafiah Akhyar. Adi Hidayat juga memiliki 4 orang saudara yaitu Ade Rahmat, Neng Inayatin, Ima Rakhmawati, dan Ita Haryati.

Jenjang pendidikan Adi Hidayat dimulai di TK Pertiwi Pandeglang pada tahun 1989. Lalu pendidikan sekolah dasar, ia lanjutkan di SDN Karaton 3 Pandeglang hingga kelas 3 SD dan saat kelas 4 SD ia pindah ke SDN III Pandeglang hingga tamat SD. Adi Hidayat merupakan salah satu siswa yang cerdas. Terbukti, ia berhasil masuk dalam kelas unggulan dikelasnya.

Pendidikan menengah pertama harusnya ia tempuh di sekolah unggulan SMP 1 Pandeglang Banten. Namun, karena ia menceritakan mimpinya bertemu dengan Rasullullah SAW maka orangtuanya memasukkannya ke sekolah agama.

Adi Hidayat melanjutkan studinya di Madarasah Salafiyyah Sanusiyyah Pandeglang. Ia pernah menjadi penceramah cilik dalam acara wisuda santri. Adi melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyyah Garut tahun 1997. Di sini ia meraih banyak prestasi. Adi lulus dengan predikat santri teladan.

Selanjutnya, Adi Hidayat melanjutkan studinya di UIN Syarif Hidayatullah di Fakultas Dirasat Islamiyyah (FDI) pada tahun 20003.

Namun di tahun 2005, Adi mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Kuliyya Dakwah Islamiyyah di Tripoli, Libya. Adi pun tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Baca Juga : Profil Ustadz Abdul Somad, Lc., M.A.

Di Libya, Adi intensif belajar Alquran, Hadis, Fiqih, Ushul Fiqih, Tarikh, Lughah. Ia mendalami makna Alquran dan Hadis dengan mengambil program khusus Lughah Arabiyyah wa Adabuha.

Di akhir 2009, ia diangkat menjadi ketua dewan khatib jami Dakwah Islamiyyah Tripoli atau disebut amînul khutabâ. Dengan posisi ini, Adi berhak menentukan para khatib dan pengisi di Masjid Dakwah Islamiyyah di Tripoli, Libya.

Selama melanjutkan studi di Tripoli, Libya, Adi Hidayat mampu menyelesaikan pendidikan S1 nya dalam kurun waktu 2,5 tahun. Dan jenjang pascasarjana ia selesaikan dalam waktu 2 tahun di Islamic Call College Tripoli, Libya.

Selama di Libya, Adi Hidayat juga aktif di saluran televisi at-tawâshul TV Libya dalam acara tsaqafah Islâmiyyah.

Selam hampir 6 tahun di Libya, pada 2011 Adi Hidayat pulang ke Tanah Air dengan membawa gelar L.c (License), gelar sarjana di kawasan Timur Tengah.

Di Indonesia, Ustaz Adi Hidayat kemudian menjadi pengasuh Ponpes al-Qur’an al-Hikmah di wilayah Lebak bulus, Banten. Dua tahun kemudian, ia pindah ke Bekasi dan mendirikan Quantum Akhyar Institute, yaitu yayasan yang bergerak di bidang studi Islam dan pengembangan dakwah.

Tahun 2006, Adi Hidayat bersama sahabatnya Heru sukari dan Roy Winarto mendirikan Akhyar TV sebagai media dakwah. Program-program ceramahnya diunggah (upload) ke channel YouTube dan mendapatkan respon luar biasa dari banyak penonton.

Dari situlah namanya mulai banyak dikenal masyarakat, selain itu juga karena materi ceramahnya yang mudah diterima masyarakat.

Setelah dikenal di media sosial, kegiatan Ustadz Adi Hidayat makin sibuk dan banyak dihabiskan dengan mengisi kajian diberbagai kegiatan.

Itulah informasi yang diberikan tentang Profil dan Biografi Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.

Biografi dan Profil Lengkap Paul Pogba – Perjalan Karir dan Prestasi Gelandang Manchester United

Biografi dan Profil Lengkap Paul Pogba – Paul Pogba merupakan pria kelahiran 15 Maret 1993 yang berprofesi sebagai pemain sepak bola untuk tim nasional Perancis yang bermain gemilang bersama klub Inggris yaitu Manchester United.

Paul Pogba berposisi sebagai gelandang dan bermain amat baik dalam urusan menyerang maupun bertahan. Pogba digambarkan oleh klubnya Manchester United sebagai pemain yang kuat, terampil, dan kreatif.

Pogba mulai berkarir dalam dunia sepak bola sejak tahun 1999, yang kala itu ia masih berusia 6 tahun dan bergabung dengan salah satu klub sepak bola lokal yaitu Roissy-en-Brie. Pogba bermain untuk klub junior lokal selama 6 tahun. Untuk lebih mengenalnya, berikut biografi Paul Pogba.

Baca Juga : Biografi dan Profil Lengkap Neymar Jr.

Biodata Singkat Paul Pogba

Nama Lengkap : Paul Labile Pogba
Tempat Lahir : Lagny-sur-Marne, Prancis
Tanggal Lahir : 15 Maret 1993 (26 Tahun)
Kebangsaan : Prancis
Agama : Islam
Nama Orang Tua : Fassou Antoine (Ayah) dan Yeo Moriba (ibu)
Klub : Manchester United
Posisi : Gelandang
No Punggung : 6
Tinggi : 191 cm

Karir :

Karier junior

  • 1999–2006 Roissy-en-Brie
  • 2006–2007 Torcy
  • 2007–2009 Le Havre
  • 2009–2011 Manchester United

Karier senior

  • 2011–2012 Manchester United
  • 2012–2016 Juventus
  • 2016– Manchester United

Tim nasional

  • 2008–2009 Prancis U-16
  • 2010 Prancis U-17
  • 2010–2011 Prancis U-18
  • 2011–2012 Prancis U-19
  • 2012–2013 Prancis U-20
  • 2013– Prancis

Baca Juga : Biografi dan Profil Lengkap Cristiano Ronaldo

Biografi dan Profil Lengkap Paul Pogba

Paul Pogba memiliki nama lengkap Paul Labile Pogba lahir pada 15 Maret 1993, di in Lagny-sur-Marne, Perancis. Ia merupakan anak ke-3 dari pasangan Fassou Antoine dan Yeo Moriba. Kedua orang tua Pogba merupakan pasangan muslim yang tinggal di Conakry, Guinea, sebelum Pogba lahir. Kedua orangtuanya pindah ke Perancis akibat kemiskinan yang saat itu melanda Afrika. Orang tua Pogba merupakan beberapa dari sekian banyak orang Afrika yang bermigrasi ke Eropa di awal 1990an.

Pogba memiliki 2 kakak laki-laki kembar yang sebelumnya memutuskan untuk tetap tinggal di Guinea dalam beberapa tahun, namun akhirnya ikut pindah ke Perancis.

Pogba mulai berkarir didunia sepak bola saat berusia 6 tahun dan bergabung dengan klub sepak bola lokal yaitu Roissy-en-Brie dan bermain untuk klub junior lokal tersebut selama 6 tahun. Kemampuannya meningkat pesat dan tujuh tahun setelahnya, ia bergabung dengan akademi professional pertamanya, yaitu US Torcy.

Belum lama bergabung dengan US Torcy diusia 13 tahun, Pogba ditunjuk untuk menjadi kapten Tim hingga akhirnya ia bergabung dengan Le Harve. Bersama Le Harve, Pogba lebih banyak mendapat pehatian dan dirinya mulai diminati oleh klub-klub Eropa lainnya.

Baca Juga : Biografi dan Profil Lengkap Gareth Bale

Hingga tepatnya pada tahun 2009, secara mengejutkan Club Manchester United melayangkan tawaran kepada Paul Pogba. Namun kejadian tersebut sempat menjadi kontroversi karena pihak united mendekati Pogba tanpa sepengetahuan pihak klub.

Pihak Manchester United dikabarkan membawa Pogba secara tidak sah dari kesebelasan asal Prancis saat umurnya masih berusia 16 tahun. Karena pihak Manchester United membawa Pogba tanpa melalui Le Harve melainkan langsung pada orangtua Pogba. Kedua orangtua Pogba diiming-imingi uang berjumlah besar agar Pogba dan keluarganya bersedia pindah ke Manchester, dan tentunya agar Pogba bisa membela Man United.

Namun, pihak Le Harve memilih untuk tidak menindaklanjuti kasus ini. Pada tahun 2009 Paul Pogba pun bergabung dengan Manchester United. Pogba bergabung dengan tim Muda Manchester United dengan durasi kontrak dua tahun yaitu 2019 hingga 2011.

Baca Juga : Biografi dan Profil Lengkap Lionel Messi

Bulan Oktober 2009, Pogba memulai debut dengan tim muda setan merah Manchester United. Bersama tim Manchester United, Pogba menampilkan permainan yang sangat gemilang. Pada Februari 2011, Pogba masuk dalam skuat Manchester United U18 dan bersama teman-temannya berhasil memenangkan gelar ‘Youth Cup’ pada Januari 2012.

Di tahun 2012, Pogba memiliki memiliki masalah pribadi dengan Sir Alex Ferguson. Tak berselang lama, Pogba terbang ke Italia untuk bergabung dengan Juventus. Juventus mendapatkan Pogba dengan status bebas transfer dari Manchester United pada musim panas 2012. Menjalani musim pertamanya bersama Juventus, Pogba menunjukkan penampilan yang impresif. Dia sukses menjalankan perannya sebagai gelandang saat membantu Juve dalam mengarungi kompetisi Liga Champions Eropa dan Serie A Italia. Dan tepat pada Desember 2013, dirinya meraih penghargaan ‘Golden Boy’, sebuah penghargaan yang ditujukan untuk pemain muda berbakat di Eropa.

Tepat pada Januari 2014, Pogba masuk dalam list pemain muda paling menjanjikan versi The Guardian. Bersama Juventus, ia menjelma menjadi sosok penting dalam timnya. Pogba menjadi pemain dan memenangi beberapa gelar Serie A beruntun. Karena itulah, Pogba mendapat julukan sebagai Paul Si Gurita.

Pada bulan Oktober 2014, Pogba masuk dalam nominasi penghargaan Ballon D’or dan ia menjadi pemain termuda yang pernah masuk dalam nominasi bergengsi itu.

Musim gemilang Pogba bersama Juventus masih berlanjut, ia berhasil membantu Juve meraih gelar juara Serie A tahun 2015 dan membawa tim terkuat Italia itu melaju hingga partai puncak Liga Champions Eropa. Ditahun yang sama, Pogba masuk dalam salah satu pemain terbaik Eropa atau UEFA Team Of The Year.

Baca Juga : Biografi dan Profil Lengkap Egy Maulana Vikri

Merasa puas dengan Juventus, pada 2016 Pogba membuat keputusan mengejutkan. Ia mengumumkan bahwa ia telah menjalin kontrak dengan klub lamanya, Manchester United. Saat itu Pogba diboyong ke Old Trafford dengan mahar sebesar 89,3jt euro, atau menjadi pemain paling.

Bersama Manchester United, Pogba sukses membawa Manchester United masuk kedalam final EFL Cup, dan pada bulan Mei 2017, dia berhasil membawa United memenangi gelaran UEFA Europa League.

Setelah itu, Pogba dipanggil timnas Perancis U20 dalam menjalani turnamen piala dunia U20. Bersama Perancis, Pogba ditunjuk sebagai kapten dan berhasil memimpin kawan-kawannya dalam memenangi gelaran akbar tersebut, dan Pogba juga menjadi bagian dari skuat Perancis di Piala Dunia 2014 dan berhasil meraih penghargaan pemain muda terbaik.

Perjalanan bersama Timnas Perancis sempat dinodai dengan kekalahan di final Piala Eropa melawan Portugal dan Perancis bertindak sebagai tuan rumah. Meksipun demikian, Pogba dan rekan-rekannya berhasil sukses dan bangkit menjadi jawara dunia pada gelaran Piala Dunia 2018 yang diselenggarakan di Russia.

Terhitung Pogba telah bermain mewakili tim nasional U17, U18, dan U19. Pada level U-20, sebagai kapten ia sukses membawa Perancis menjuarai turnamen Piala Dunia U-20 pada tahun 2013 silam. Pogba sendiri melakukan debut untuk Timnas senior Perancis pada tanggal 22 Maret 2013 dalam kemenangan Prancis 3-1 atas Georgia.

Itulah informasi tentang Biografi dan Profil Lengkap Paul Pogba, Karir dan Prestasi Sebagai Pemain Bola Profesional Dunia, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Profil Ruselli Hartawan – Pemain Bulutangkis Tunggal Putri Indonesia

Profil Ruselli Hartawan – Ruselli Hartawan adalah pemain bulutangkis Indonesia yang merupakan anggota Klub Jaya Raya Jakarta, dan terpilih dalam tim nasional (timnas) bulutangkis Indonesia pada 2013.

Karir Ruselli semakin cemerlang setelah berhasil mengalahkan An Se Young (Korea Selatan) pada ajang Hong Kong Open 2019. An Se Young merupakan salah satu pebulutangkis muda paling disegani tahun ini.

Ruselli Hartawan berhasil melaju ke babak perempatfinal Hong Kong Open 2019 usai sukses mengandaskan An Se Young (Korea Selatan), pada 14 November 2019 di Hong Kong Coliseum. Ruselli berhasil mengakhiri laga dengan kemenangan lewat straight games 21-18 & 21-19.

Baca Juga : Profil Anthony Sinisuka Ginting

Sebetulnya, Ruselli bukanlah pemain bulutangkis baru di sektor putri Indonesia. Ia sudah malang melintang di sejumlah turnamen bulutangkis. Hanya saja namanya tenggelam karena minimnya prestasi yang diraihnya.

Dimusim Sea Games 2019 di Filiphina, Ruselli berhasil masuk final melawan malaysia pada 09 Desember 2019.

Mengenal lebih dekat dengan Ruselli Hartawan pemain bulutangkis tunggal putri Indonesia.

Profil Lengkap Ruselli Hartawan

Nama lahir : Ruselli Hartawan
Kebangsaan : Indonesia
Lahir : DKI Jakarta, 27 Desember 1997
Tinggi : 160 cm
Berat : 57,5 kg

Ruselli Hartawan lahir pada 27 Desember 1997 di Jakarta. Ia merupakan anggota klub Jaya Raya Jakarta dan mulai masuk dalam Pelatnas PBSI pada 2013 lalu. Saat ini, RUselli menempati ranking ke-35 dunia.

Ruselli juga pernah ikut dalam tim Piala Uber Indonesia dan pencapaian tertinggi Ruselli yaitu menjuarai ajang International Chalenge Malaysia International tahun 2017 dan Singapore International 2017.

Baca Juga : Profil Jonatan Christie

Pada tahun 2019, Ruselli mengikuti ajang Hong Kong Open 2019. Diajang tersebut Ruselli berhasil mengalahkan An Se Young (Korea Selatan) pada ajang Hong Kong Open 2019. An Se Young merupakan salah satu pebulutangkis muda paling disegani tahun ini. Namun, ia gagal melanjutkan langkah ke babak semifinal Hong Kong Open 2019 saat betanding melawan pemain unggulan wakil Amerika Serikat, Zhang Beiwen.

Hasil ini sekaligus membuat Indonesia kehabisan wakil di nomor tunggal putri pada ajang Hong Kong Open 2019.

Sedangkan pada ajang SEA Games 2019 di Filipina, Ruselli berhasil lolos ke final bulutangkis perorangan SEA Games 2019.

Pada babak semifinal, Ruselli membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan pertama asal Thailand, Pornpawee Chochuwong lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-16, 10-21, dan 21-18.

Dengan hasil tersebut, membuat Ruselli menjadi satu-satunya wakil tunggal putri yang maju ke babak empat besar setelah Gregoria Mariska Tunjung tersingkir di perempat final.

Baca Juga : Profil Ihsan Maulana Mustofa

Di ajang SEA Games 2019, Indonesia mengirimkan tiga wakil ke final bulu tangkis perorangan SEA Games 2019. Wakil pertama Indonesia di final SEA Games 2019 adalah ganda campuram Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti. Mereka akan menghadapi pasangan Malaysia, Vs Goh Soon Huat / Lai Shevon Jemie.

Tunggal putri Ruselli Hartawan juga akan menantang pemain Malaysia, Kisona Selvaduray. Wakil ketiga adalah ganda putri. Unggulan pertama Greysia Polii / Apriyani Rahayu bakal berhadapan dengan Chayanit Chaladchalam / Phataimas Muenwong dari Thailand.

Dari cabang bulu tangkis SEA Games 2019, Indonesia sudah merebut medali emas nomor beregu setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1.

Baca Juga : Profil Marcus Fernaldi Gideon

Itulah informasi tentang Profil Ruselli Hartawan, Karir dan Prestasi Sebagai Pemain Bola Profesional Dunia, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Profil Nadeo Argawinata – Kiper Timnas U-22 Indonesia pada SEA Games 2019

Profil Nadeo Argawinata – Nadeo Argawinata berhasil mencuri perhatian penonton sepak bola SEA Games 2019 lewat aksi memukaunya di lapangan. Nadeo mampu menunjukkan kualitasnya dalam menjaga gawang timnas U-22 Indonesia pada gelaran SEA Games 2019 di Filipina.

Kegemilangan Timnas Indonesia U-23 di dua laga pertama SEA Gamses 2019 tidak lepas dari peran penjaga gawang Garuda Muda, Nadeo Argawinata. Berkat aksinya, Nadeo berhasil menjadi kiper yang paling sedikit kebobolan dalam babak penyisihan Grup B SEA Games 2019.

Timnas Indonesia mampu memenangi dua laga awal di SEA Games 2019 dengan kemenangan identik saat melawan juara bertahan Thailand dan Singapura 2 gol tanpa balas. Kegemilangan Nadeo mendapat banyak pujian, salah satunya dri pelatih kiper di klubnya saat ini Borneo FC, Luizinho Passos.

Baca Juga : Biografi dan Profil Lengkap Egy Maulana Vikri

Mengenal lebih dekat dengan Nadeo Argawinata, kiper ganteng Timnas U-22 dari Borneo FC.

Profil Lengkap Nadeo Argawinata

Nama lengkap : Nadeo Argawinata
Tanggal lahir : 9 Maret 1997
Tempat lahir : Kota Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Tinggi : 185 cm
Posisi : Penjaga gawang
Klub saat ini : Borneo F.C.
Nomor Punggung : 97

Nadeo Argawinata merupakan pria kelahiran Kota Kediri, Jawa Timur pada 28 Juli 1997. Ia adalah pemain sepak bola Indonesia yang sekarang bermain untuk Pusamania Borneo F.C. di Indonesia Soccer Championship A.

Nadeo mengawali karir juniornya dengan bergabung dengan Sekolah Sepakbola (SSB) Macan Putih di Kediri.

Nadeo, adalah alumni SMAN 8 Kediri yang menjadi pilar utama tim sepak bola Kota Kediri yang tampil di Porprov Banyuwangi 2014. Penampilan ciamiknya di tingkat Jatim membawa Nadeo Arga Winata terpilih sebagai salah satu pilar Timnas U-19 asuhan Fachri Husaini.

Baca Juga : Biografi dan Profil Lengkap Lionel Messi

Namun Nadeo belum sempat tampil pada kejuaraan resmi bersama Timnas U-19 karena Indonesia disanksi FIA per 30 Mei 2015. Yang seharusnya, Timnas U-19 menjalani dua agenda pada tahun 2015, yakni Kualifikasi Piala AFC U-19 dan Piala AFF U-19.

Bakatnya sebagai kiper kian cemerlang, hingga pada 2016 Nadeo bergabung dengan Borneo FC U-21. Setahun kemudian, ia mampu menembus Tim utama Pesut Etam dengan membubuhkan lima kali permainan pada Liga 1 2017.

Sempat menjadi kiper cadangan pada musim 2018, kini Nadeo menjadi kiper utama Borneo FC dalam Liga 1 2019. Hingga sejauh ini, di Liga 2019 Nadeo menjadi pilar penting Borneo dan sudah tampil sebanyak 19 laga.

Pada ajang SEA Games 2019 yang berlangsung di Filiphina, Nadeo berhasil menjadi kiper yang paling sedikit kebobolan dalam babak penyisihan Grup B SEA Games 2019.

Di Grup B, Timnas U-22 Indonesia tergabung bersama Vietnam, Thailand, Singapura, Laos, dan Brunei Darussalam. Pada pertandingan perdana, Nadeo Argawinata berhasil menjaga gawangnya bersih dari kebobolan. Timnas U-22 Indonesia berhasil menang 2-0 atas Thailand.

Baca Juga : Biografi dan Profil Lengkap Gareth Bale

Pertandingan berikutnya, Nadeo harus menahan gempuran pemain Singapura. Ia berhasil bermain apik dan berhasil menjaga gawang dari gol setelah timnas U-22 Indonesia mengalahkan Singapura 2-0.

Pada pertandingan ketiga, Nadeo harus menghadapi Vietnam yang dalam dua pertandingan pertama berhasil mengalahkan Brunei (6-0) dan Laos (6-1). Yang akhirnya gawang berhasil dibobol untuk pertama kalinya dalam SEA Games 2019.

Tak cuma sekali, Vietnam langsung menyarangkan dua gol ke gawang kiper andalan Borneo FC tersebut. Hasil itu tentu membuat kecewa seluruh anggota skuat Garuda Muda, termasuk Nadeo.

Namun kekecawaan tersebut langsung dibalas untuk Brunei Darussalam di pertandingan keempat. Brunei harus rela gawangnya dibobol delapan kali oleh barisan lini serang timnas U-22 Indonesia.

Baca Juga : Biografi dan Profil Lengkap Cristiano Ronaldo

Pada pertandingan selanjutnya, Nadeo di istirahatkan oleh pelatih TimNas Indra Sjafri untuk mempersiapakan fisiknya pada pertandingan akhir.

Hingga pada laga akhir, Nadeo bertemu dengan laos dan ia kembali tampil apik dan menjaga gawangnya dari kebobolan. Timnas U-22 Indonesia berhasil menang 4-0 dan memastikan lolos ke babak semifinal menghadapi Myanmar.

Pada pertandingan Semi final melawan Myanmar, Nadeo sempat melakukan blunder ketika berhadapan dengan Myanmar. Ia merasa tertekan karena Myanmar berhasil mempersempit jarak gol menjadi 2-1, dan pemain Myanmar Win Naing Tun berhasil membobol gawangnya untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Beruntungnya, dibabak tambahan waktu, timnas U-22 Indonesia berhasil menambah keunggulan dan mengakhiri laga dengan skor 4-2.

Dengan hasil tersebut, artinya Nadeo Argawinata sudah kemasukan empat gol, dua di babak penyisihan grup dan dua pada semifinal.

Pertandingan final SEA Games 2019 sendiri akan digelar di Stadion Rizal Memorial, Filipina pada Selasa 10 Desember 2019.

Baca Juga : Biografi dan Profil Lengkap Neymar Jr.

Itulah informasi tentang Profil Nadeo Argawinata – Kiper Timnas U-22 , Karir dan Prestasi Sebagai Pemain Bola Profesional Dunia, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Profil Fachrul Razi – Menteri Agama Kabinet Indonesia Maju

Profil Fachrul Razi – Presiden Jokowi menunjuk Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi sebagai Menteri Agama dalam kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Fachrul Razi merupakan satu dari sejumlah pensiunan TNI yang dipercaya Jokowi untuk memperkuat kabinetnya.

Fachrul Razi menggantikan posisi Lukman Hakim Saifuddin yang pada periode pertama menjabat sebagai Menteri Agama dijabar oleh kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Baca Juga : Profil Angela Tanoesoedibjo – Wakil Menteri Parisiwata dan Ekonomi Kreatif

Profil Fachrul Razi

Mengenal lebih dekat Menteri Agama Fachrul Razi secara lengkap berikut ini.

Nama: Fachrul Razi
Tempat/Tanggal Lahir: Banda Aceh, 26 Juli 1947
Pendidikan: Akademi Militer (1970)

Karier:

  • Gubernur Akademi Militer (1996-1997)
  • Asisten Operasi KASUM ABRI (1997-1998)
  • Kepala Staf Umum ABRI (1998-1999)
  • Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan (1999)
  • Wakil Panglima TNI (1999-2000)
  • Ketua Tim Bravo 5 (2019)

Baca Juga: Profil Wishnutama – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Posisi tertinggi yang ia tempati pada dunia militer yaitu sebagai Wakil Panglima TNI pada 1999-2000.

Dalam perjalanan kariernya, Fachrul pernah meneken surat rekomendasi pemecatan Letjen (Purn) Prabowo Subianto saat menjadi Wakil Ketua Dewan Kehormatan Perwira (DKP).

Namun hal tersebut tidak membuat hubungannya dengan Prabowo terganggu. Karena sebelumnya, Prabowo dan Fachrul merupakan rekan sealmamater di TNI.

Terakhir, Fachrul menjabat sebagai Ketua Tim Bravo 5, yakni Tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019 yang beranggotakan para purnawirawan TNI.

Dan saat ini, ia telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Agama periode 2019-2024.

Diketahui, Fachrul menyampaikan siap bekerja sama dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Letjen (Purn) Prabowo Subianto.

Itulah informasi yang diberikan tentang Profil Fachrul Razi – Menteri Agama Kabinet Indonesia Maju. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.

Profil Angela Tanoesoedibjo – Wakil Menteri Parisiwata dan Ekonomi Kreatif Kabinet Indonesia Maju

Profil Angela Tanoesoedibjo – Angela Herliani Tanoesoedibjo merupakan putri sulung Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo yang saat ini menjabat sebagai wakil Menteri Parisiwata dan Ekonomi Kreatif Kabinet Indonesia Maju.

Angela merupakan pengusaha muda dibidang media dan juga terjun ke dunia politik dengan maju sebagai caleg Perindo pada pemilihan umum legislatif Indonesia 2019 dengan Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo.

Angela menjabat sebagai komisaris Media Nusantara Citra dan wakil direktur televisi RCTI dan GTV. Dan saat ini ia menjabat sebagai Wakil Menteri Parisiwata dan Ekonomi Kreatif mendampingi Wisnutama yang saat ini menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kabinet Indonesia Maju.

Mengenal lebih dekat Angela Tanoesoedibjo dengan mengetahui profilnya secara lengkap.

Baca Juga: Profil Wishnutama – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Profil Angela Tanoesoedibjo

Angela merupakan putri sulung pasangan pengusaha media dan politisi Hary Tanoesoedibjo serta Liliana Tanaja Tanoesoedibjo, dengan nama lengkap Angela Herliani Tanoesoedibjo, kelahiran Ottawa, 23 April 1987.

Angela merupakan lulusan University of Technology Sydney, Australia dan Universitas New South Wales. Sebelum lulus, tepatnya pada 2008, ia menjadi salah satu pencetus dan Editor in Chief di HighEnd Magazine dan HighEnd Teen Magazine.

Pada tahun 2010, setelah lulus kuliah, Angela menjabat sebagai staf keuangan pada 2010 di MNC Group untuk pertama kali. Pada 2012, ia didaulat menjadi Co-Managing Director di MNC Channel.

Pada 12 Desember 2014, Angela mengikat janji suci pernikahan dengan pengusaha Michael Dharmajaya, dan mereka dikaruniai dua buah hati yakni Theodore Maximilian Dharmajaya dan Madeline Dharmajaya.

Baca Juga : Profil Angkie Yudistia – Staff Khusus Presiden Jokowi

Perjalanan Karir Angela Tanoesoedibjo

Awal karir Angela dimulai saat masih berkuliah. Ia pendiri dan sempat menjadi majalah Editor in Chief dari HighEnd Magazine dan HighEnd Teen Magazine.

Pada tahun 2008, ia menjabat sebagai Director PT MNI Entertainment.

Pada tahun 2010, ia sempat menjadi Corporate Finance & Business Development Associate PT Media Nusantara Citra, TBK

Kemudian menjadi Direktur PT Megah Group pada tahun 2013. Ia juga dipercaya menjadi Co-Head Vice President MNC Channel.

Pada tahun 2014 ia menjabat Managing Director PT Global Informasi Bermutu yang membawahi televisi Global TV.

Setelah itu, Angela menjadi Director PT Media Nusantara Citra, Tbk pada tahun 2016.

Angela juga berhasil meningkatkan pamor Global TV dnegan beberapa program cetusannya seperti Bedah Rumah dan Uang Kaget.

Lalu pada 2018, ia mengubah branding Global TV menjadi GTV.

Pada tahun yang sama, anggela menjabat sebagai Managing Director PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI).

Berdasarkan informasi, Angela juga merupakan Komisaris PT MNC Investama Tbk.

Pada pemilu 2019 lalu, Angela Tanoesoedibjo mencoba peruntungannya di dunia politik dengan maju sebagai caleg di Pileg 2019 dari Perindo Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo. Namun langkahnya harus berhenti karena Angela hanya meraup 30.707 suara.

Sementara itu, dalam struktur pengurus Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo menduduki posisi wakil sekretaris jenderal.

Baca Juga : Profil Putri Indahsari Tanjung –Staff Khusus Presiden Jokowi

Dan saat ini, ia ditunjuk sebagai Wakil Menteri Parisiwata dan Ekonomi Kreatif mendampingi Wisnutama yang menjabat sebagai Menteri Parisiwata dan Ekonomi Kreatif Kabinet Indonesia Maju.

Setelah menjabat Wamen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela mengatakan akan berhenti dari jabatan di perusahaan,

“Tentunya menurut ketentuan yang berlaku, saya akan mundur dari semua jabatan di MNC Grup dan partai politik,” kata Angela di Istana Negara usai bertemu Jokowi.

Itulah informasi yang diberikan tentang Profil Angela Tanoesoedibjo – Wakil Menteri Parisiwata dan Ekonomi Kreatif . Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.

Profil Andi Taufan Garuda Putra – Founder & CEO Amartha Jadi Staf Khusus Presiden

Profil Andi Taufan Garuda Putra – Pada tanggal 21 November 2019 lalu, presiden Joko Widodo mengenalkan 7 staf khusus dari kalangan milenial yang salah satunya Founder dan CEO Amartha, yaitu Andi Taufan Garuda Putra.

Andi Taufan Garuda Putra diperkenalkan Jokowi di Istana Merdeka pada kamis sore 21 November 2019 lalu, bersama enam staf khusus dari kalangan milenial lainnya.

“Andi Taufan Garuda Putra, usia 32 tahun, lulusan Harvard Kennedy School, bergerak di dunia Entreprenueur. Banyak meraih penghargaan atas inovasi dan kepedulain di sektor UMKM,” kata Jokowi saat memperkenalkan Andi.

Andi Taufan Garuda Putra atau lebih akrab disapa Taufan ini merupakan Founde dan CEO Amartha, yaitu perusahaan pionir teknologi finansial peer to peer lending yang menghubungkan pendana di perkotaan  dengan perempuan pengusaha mikro di pedesaan melalui teknologi.

Ia memiliki segudang prestasi dan penghargaan atas inovasi dan kepeduliannya di sektor UMKM. Mengenal  lebih dekat Andi Taufan Garuda Putra dengan mengetahui profil lengkapnya.

Profil Andi Taufan Garuda Putra

Andi Taufan Garuda Putra merupakan pria kelahiran Bogor, 24 Januari 1987 yang merupakan pendiri  lembaga Amartha Microfinance di Ciseeng, Bogor. Amartha adalah perusahaan teknologi finansial peer to  peer lending yang ada di Indonesia.

Taufan merupakan lulusan Manajemen Bisnis di Institut Teknologi Bandung pada tahun 2008, dan pada  tahun 2015-2016, Taufan melanjutkan pendidikannya di Harvard Kennedy School dan mendapatkan gelar  Master of Public Administration.

Setelah lulus dari ITB, Taufan masuk sebagai karyawan perusahaan multinasional IBM sebagai konsultan bisnis. Dua tahun di IBM, ia kemudian mengajukan resign pada 2009 dan mendirikan Amartha Microfinance.

Tujuan Taufan mendirikan Amartha sebagai lembaga keuangan mikro untuk membantu pemodalan masyarakat desa untuk membuka usaha.

Awalnya, Amartha dijalankan disekitaran Ciseeng, Bogor. Ia melihat banyak masyarakat kelas bawah yang tak tersentuh lembaga keuangan modern seperti bank. Lantas ia memiliki tujuan untuk dapat membantu golongan menengah kebawah di daerah Ciseeng agar terbebas dari renternir melalui pinjaman online.

Pada 2016, Amartha bertransformasi menjadi tekfin p2p lending sebagai upaya menjangkau jutaan pelaku usaha mikro perempuan di pedesaan. Pada 2019, Amartha mengantongi izin usaha Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berhasil menyalurkan Rp1,6 triliun kepada lebih dari 340.000 mitra di 5.400 pedesaan.

Taufan beberapa kali mendapatkan penghargaan seperti, Finalis Indonesia MDGs Awards, finalis IPA Social Innovations and Enterpreneurship (Solve) Award, penerima SATU Indonesia Award, finalis Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI), penerima Ashoka Young Change Makers Awards, serta Muda Berkarya.

Pada saat melanjutkan pendidikan di Harvard Kennedy School pada 2015-2016, Ia sempat meraih gelar Master of Public Administration. Ia juga sempat mengambil Summer Academy, Inclusive Finance pada 2013 di Frankfurt School of Finance & Management, Jerman.

Dan saat ini, Taufan resmi menjadi staff khusus Presiden Jokowi di bidang usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Selain Andi Taufan Garuda Putra – Founder & CEO Amartha , ada 6 staff khusus presiden dari kalangan milenial lainnya yaitu Angkie Yudistia (CEO Thisable Enterpise), Adamas Belva Syah Devara (Pendiri Ruang Guru), Putri Indahsari Tanjung (CEO CreativePreneur Event), Ayu Kartika Dewi (Pendiri SabangMerauke) , Profil Aminuddin Ma’ruf (Mantan Ketua PMII) dan Gracia Billy Yosaphat Membrasar (CEO Kitong Bisa) akan membantu Jokowi sebagai staf khusus.

Itulah informasi yang diberikan tentang Andi Taufan Garuda Putra – Founder & CEO Amartha. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.

Profil Aminuddin Ma’ruf – Staf Khusus Presiden Jokowi Kalangan Milenial

Profil Aminuddin Ma’ruf – Aminuddin Ma’ruf ditunjuk menjadi salah satu staf khusus Presiden Joko Widodo dari kalangan milenial. Presiden Jokowi memperkenalkan tujuh orang itu kepada pers di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 21 november 2019 lalu.

Aminuddin Ma’ruf adalah Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode 2014-2016. Aminuddin memiliki tugas khusus dari Presiden Joko Widodo, yaitu berkomunikasi dan berhubungan dengan kelompok-kelompok strategis.

Tugas tersebut bersinggungan langsung dengan mahasiswa se-nusantara termasuk para santri di Tanah Air.

Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode 2014-2016 tersebut berpesan sebagai anak desa dan seorang santri, masyarakat tidak boleh lupa dan patut bangga dalam menjadi bagian dari masa depan Indonesia.

“Santri tidak hanya mengaji, tapi juga mengkaji banyak hal terkait ilmu pengetahuan,” katanya.

Mengenal lebih dekat Aminuddin Ma’ruf, anak petani yang menjadi Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial, berikut ini.

Baca Juga : Profil Gracia Billy Yosaphat Membrasar

Profil Aminuddin Ma’ruf

Aminuddin Ma’ruf, pria kelahiran Karawang, 27 Juli 1986 merupakan Putra bungsu dari tujuh saudara yang dibesarkan dari keluarga petani di Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Sejak kecil, ia sudah merasakan kehidupan dengan beragam keterbatasan. Namun hal tersebut tidak membuat semangatnya surut untuk mencapai cita-cita.

Meskipun lahir dari latar belakang keluarga petani, Aminuddin cukup jarang bersentuhan dengan lingkungan sawah. Sebab kedua orang tuanya yang justru melarang untuk ikut bekerja secara langsung disawah. Namun, karena sifat gigihnya, ia etap memilih ikut terlibat untuk membantu orang tuanya saat musim panen padi tiba.

Siapa sangka, saat ini pria yang lahir dari latar belakang keluarga petani malah ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai staf khusus presiden.

Baca Juga : Profil Ayu Kartika Dewi

Karir Aminuddin Ma’ruf

Aminuddin Ma’ruf merupakan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode 2014-2016. Namun sebelum menjadi ketua PMII, Aminuddin terlebih dahulu dipercaya sebagai Ketua Biro Pemberdayaan Ekonomi.

Meskipun aktif berorganisasi, tak menjadikannya sebagai halangan untuk tetap menimba ilmu setinggi langit.

Aminuddin Ma’ruf berhasil menyelesaikan pendidikan SI-nya di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). dan S2-nya dilanjutkan di Universitas Trisakti Jakarta.

Baca Juga : Profil Putri Indahsari Tanjung

Setelah tidak lagi menjadi ketua PMII, Aminuddin Ma’ruf pernah ditunjuk menjadi Sekretaris Jenderal Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2019.

Dan ditahun 2019 ini, Aminuddin Ma’ruf dipilih langsung dari Presiden Jokowi untuk menjadi salah satu staf khusus presiden dari kalangan milenial bersama enam anak muda berprestasi lainnya.

Ma’ruf mengatakan, setelah diangkat menjadi staf khusus Presiden Jokowi, ia ditugaskan untuk menjalin komunikasi secara intens dengan kelompok-kelompok santri dan mahasiswa.

Baca Juga : Profil Angkie Yudistia

“Saya diberikan tugas untuk berkomunikasi intens dengan kelompok-kelompok yang salah satunya kelompok santri, pemuda, mahasiswa dan lembaga sosial keagamaan dan lain-lain,” ujarnya. Lebih lanjut, Ma’ruf mengatakan, tujuh staf khusus Presiden Joko Widodo dari kalangan milenial, bertugas menjadi teman diskusi presiden. “Kemarin yang dikenalkan Presiden Jokowi 7 orang itu, tugas utamanya adalah memberikan masukan inovasi dan gagasan terobosan terhadap program prioritas yang sudah ditetapkan oleh presiden,” Ujarnya.

Selain Aminuddin Ma’ruf , ada 6 staff khusus presiden dari kalangan milenial lainnya yaitu Angkie Yudistia (CEO Thisable Enterpise), Adamas Belva Syah Devara (Pendiri Ruang Guru), Putri Indahsari Tanjung (CEO CreativePreneur Event), Ayu Kartika Dewi (Pendiri SabangMerauke) , Andi Taufan Garuda Putra (Pendiri Amartha) dan Gracia Billy Yosaphat Membrasar (CEO Kitong Bisa) akan membantu Jokowi sebagai staf khusus.

Itulah informasi yang diberikan tentang Profil Aminuddin Ma’ruf. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.

Profil Gracia Billy Yosaphat Membrasar – Mahasiswa Cerdas Asal Papus yang Jadi Staff Khusus Presiden Jokowi

Profil Gracia Billy Yosaphat Membrasar – Gracia Billy Yosaphat Membrasar, pemuda asal Papua yang dipercaya menjadi salah satu staf khusus presiden Jokowi dari kalangan milenial.

Namanya termasuk salah satu dari 6 lainnya yang disebut Presiden Joko Widodo ketika mengumumkan komposisi staf khususnya di Istana Negara, Jakarta. “Billy adalah putra tanah Papua, lulusan ANU (Australian National University) dan sekarang, sebentar lagi, selesai di Oxford. Oktober akan masuk ke Harvard untuk S3-nya,” ujar Presiden di beranda Istana Negara, Jakarta.

“Billy adalah talenta hebat tanah Papua yang kita harapkan ke depan berkontribusi dengan gagasan positif,” lanjut dia.

Saat ini Billy sedang menempuh pendidikan S2 di University of Oxford, Inggris dan telah menamatkan pendidikan di Australian National University dengan gelar Master of Business Administration (MBA), Sustainability Management.

Billy juga memiliki gelar sarjana sains dari University of London, dan dalam waktu dekat ini, billy akan melanjutkan pendidikan doktoralnya dengan beasiswa afirmasi dari LPDP di Universitas Harvard, Amerika Serikat.

Mengenal lebih dekat Gracia Billy Yosaphat Membrasar dengan mengetahui profil dari Billy berikut ini.

Baca Juga : Profil Angkie Yudistia

Profil Gracia Billy Yosaphat Membrasar

Gracia Billy Yosaphat Membrasar lahir di Serui, Kepulauan Yapen, Papua. Billy terlahir dari dari keluarga kurang mampu. Ayahnya berprofesi sebagai guru dan ibunya membantu ekonomi keluarga dengan berjualan kue. Tak jarang, sewaktu kecil Billy sering ikut membantu sang ibu untuk berjualan kue.

Billy memiliki hoby bernyanyi, dimasa kecilnya untuk menutupi kebutuhan hidup, ia bernyanyi dimana saja. Seperti di acara pernikahan, dikafe bahkan mengamen di jalan-jalan.

Billy hidup dengan keterbatasan, rumah Billy tidak dialiri listrik. Pelita menjadi teman ketekukan Billy untuk tetap melahap semua buku-buku pelajaran.

Keterbatasan tidak membuat Billy jatuh, ia tetap belajar dengan tekun dan kecerdasannya mulai terlihat ketika ia lulus SMP. Billy mendapatkan beasiswa menempuh pendidikan SMA di Jayapura dari Pemerintah Povinsi Papua.

Saat itu, Billy menjadi lulusan terbaik dari sembilang kabupaten yang mendapat beasiswa afirmasi dari pemerintah dan ia diterima di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB.

Baca Juga : Profil Lengkap Wishnutama 

Perjalanan Karir

Billy pernah diundang untuk magang oleh Pemerintah Amerika Serikat dan berbicara di depan State Department AS.

Dalam kunjungannya ke Gedung Putih, Billy yang merupakan penggemar Ir.Soekarno ini sempat bertemu dan berjabat tangan dengan Barack Obama.

Setelah lulus dari kuliah, Billy mendapatkan pekerjaan bergensi dari salah satu perusahaan minyak dan gas asal Inggris. Namun, meskipun mendapatkan pekerjaan dengan gaji fantastis tidak Billy bahagia.

Setelah melakukan banyak pertimbangan, akhirnya ia meninggalkan pekerjaannya. Ia melepas jabatan diperusahaannya dan memilih berfokus mengurus lembaga “Kitong Bisa” yaitu lembaga yang didirikan sejak tahun 2009, yang memfokuskan diri pada persoalan pendidikan anak-anak papua.

Kitong bisa yang berarti “kita bisa” berfokus pada anak-anak Papua agar bisa meraih pendidikan meskipun berasal dari keluarga kurang mampu.

Saat ini, Kitong bisa telah mengoperasikan sembilan pusat pendidikan di Papua dan Papua Barat. Dengan jumlah relawan sebanyak 158 yang mengajar sekitar 1.100 anak.

Baca Juga : Profil Putri Indahsari Tanjung

Yayasan Kitong Bisa mendapatkan dana yang bersumber dari dua anak perusahaan yaitu Kitong Bisa Consulting dan Kitong Bisa Enterprise.

Berkat aktivitasnya di yayasan Kitong Bisa, Billy dapat menempuh pendidikan di Australian National University dan Oxford University di Inggris dengan Beasiswa.

Billy juga menjabat sebagai konsultan untuk Proyek Sektor Publik, seperti di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, memberi nasihat tentang Pendekatan Pembangunan Manusia untuk Provinsi Papua dan Papua Barat.

Selain itu Billy juga menyusun tim revitalisasi Sekolah Kejuruan untuk Provinsi Papua Barat, dan sedang bekerja menyusun Konsep Investasi Inisiatif Hijau yang Inklusif untuk Masyarakat Asli Papua, dengan organisasi Perdagangan Berkelanjutan IDH.

Baca Juga : Profil Ayu Kartika Dewi

Berkat inisiatif untuk membangun Papua dan Papua Barat, Billy banyak menerima penghargaan termasuk pengakuan internasional dan liputan medis yang luas.

Billy berhasil membuktikan meski berasal dari keluarga tidak mampu di Papua, kini ia menjadi Staf Khusus Presiden Jokowi.

Selain Gracia Billy Yosaphat Membrasar , ada 6 staff khusus presiden dari kalangan milenial lainnya yaitu Angkie Yudistia (CEO Thisable Enterpise), Adamas Belva Syah Devara (Pendiri Ruang Guru), Putri Indahsari Tanjung (CEO CreativePreneur Event), Ayu Kartika Dewi (Pendiri SabangMerauke) , Andi Taufan Garuda Putra (Pendiri Amartha) dan Aminuddin Ma’ruf (mantan Ketua PMII) akan membantu Jokowi sebagai staf khusus.

Itulah informasi yang diberikan tentang Profil Gracia Billy Yosaphat Membrasar. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.