Profil Retno Marsudi – Menteri Luar Negeri Kabinet Indonesia Maju periode II

1 min read

Profil Retno Marsudi – Retno Lestari Priansari Marsudi, S.H., LL.M. adalah Menteri Luar Negeri perempuan pertama Indonesia yang menjabat dalam kabinet Kerja Presiden Joko Widodo pada 27 Oktober 2014 hingga 22 Oktober 2019. Dan pada periode kedua, Retno Marsudi kembali dipercaya dan dilantik oleh Presiden Joko WIdodo sebagai Menteri Luar Negeri pada 23 Oktober 2019 untuk Kabinet Indonesia Maju periode 2019 hingga 2024.

Retno Marsudi menjadi menteri luar negeri pertama Indonesia. Ia memiliki tugas berat di kancah internasional menjadi tanggung jawab diplomat asal Semarang ini. Dengan pengalamannya yang pernah berkarir di luar negeri, dianggap mampu memainkan peran Indonesia di pecaturan Dunia.

Baca Juga : Profil Muhadjir Effendy – MenKo Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Siapakah Retno Marsudi? ketahui profil lengkapnya berikut ini.

Profil Retno Marsudi

Memiliki nama lengkap Retno Lestari Priansari Marsudi, lebih akrab dipanggil Retno, merupakan wanita kelahiran Semarang, 27 November 1962. Ia merupakan ibu dari dua orang anak, yaitu Dyota Marsudi dan Bagas Marsudi. Suaminya adalah seorang arsitek bernama Agus Marsudi.

Pendidikan dasar hingga menengah atas dirampungkan di Semarang, sedangkan pendidikan selanjutnya ia mengambil jurusan Hubungan Internasional di Fisip UGM, Yogyakarta. Dan satu tahun setelah lulus dari UGM, Retno lulus seleksi beasiswa dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Ia memperoleh beasiswa satu tahun dan setelah lulus, ia direkrut oleh Kemenlu.

Baca Juga : Profil Airlangga Hartarto – Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Maju

Perjalanan Karir Retno Marsudi

Pada usia 30 tahun, ia mula berkarir menjadi diplomat. Retno mendapatkan tugas untuk berangkat ke Australia untuk membicarakan isu yang memojokkan Indonesia karena pembantaian warga Timor Leste di Santa Cruz, Dili.

Pada tahun 1997-2001, Retno Retno menjabat sebagai sekretaris satu bidang ekonomi di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda.

Pada tahun 2001, ia ditunjuk sebagai Direktur Eropa dan Amerika. Dan tahun 2003, ia dipromosikan menjadi Direktur Eropa Barat.

Pada tahun 2005, ia diangkat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia. Selama masa tugas, Retno memperoleh penghargaan Order of Merit dari Raja Norwegia pada Desember 2011, menjadikannya orang Indonesia pertama yang memperoleh penghargaan tersebut. Selain itu, Retno juga sempat mendalami studi hak asasi manusia di Universitas Oslo.

Sebelum masa baktinya usai, Retno dikirim kembali ke Jakarta untuk Direktur Jenderal Eropa dan Amerika, yang bertanggung jawab mengawasi hubungan Indonesia dengan 82 negara di Eropa dan Amerika.

Baca Juga : Profil Pratikno – Menteri Sekretaris Negara

Retno kemudian dikirim sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda pada tahun 2012.

Retno juga pernah memimpin berbagai negosiasi multilateral dan konsultasi bilateral dengan Uni Eropa, ASEM (Asia-Europe Meeting) dan FEALAC (Forum for East Asia-Latin America Cooperation).

Pada 2017, Retno mendapatkan penghargaan sebagai agen perubahan di bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan. Penghargaan tersebut diberikan oleh UN Women dan Partnership Global Forum (PGF).

Pada tanggal 27 Oktober 2014, Retno dilantik menjadi Menteri Luar Negeri Kabinet Kerja periode 2014-2019. Kemudian pada tanggal 23 Oktober 2019, Retno kembali diminta untuk membantu presiden Joko Widodo pada susunan Kabinet Indonesia Maju untuk melanjutkan tugasnya sebagai Menteri Luar Negeri.

Itulah informasi yang diberikan tentang Profil Retno Marsudi – Menteri Luar Negeri. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.