Profil Airlangga Hartarto – Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Maju

1 min read

Profil Airlangga Hartarto – Airlangga Hartarto ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam susunan Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Sebelumnya, Airlangga menjabat sebagai Menteri Perindustrian di Kabinet Kerja periode sebelumnya.

Pada perkenalan kabinet baru di Istana Merdeka lalu, Presiden Jokowi mengharapkan Airlangga dapat melakukan terobosan dan mensinergikan koordinasi antar kementerian lembaga di bidang ekonomi.

“Hingga pada peluang kerja yang semakin meningkat dan menurunkan transaksi berjalan, neraca perdagangan, serta mengembangkan industri ekspor dan subtitusi impor,” kata Presiden.

Airlangga terpilih sebagai Menko Perekonomian menggantikan Darmin Nasution yang tidak lagi masuk dalam kabinet.

Mengenal lebih dekat Airlangga Hartarto dengan mengetahui profil lengkap dan perjalanan karirnya.

Baca Juga : Profil Fachrul Razi – Menteri Agama Kabinet Indonesia Maju

Profil Airlangga Hartarto

Airlangga Hartarto merupakan pria kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1962. Ia merupakan putra dari pasangan Hartarto Sastrosoenarto dan Hartini Hartarto.

Ayahnya, Hartarto Sastrosoenarto adalah mantan Menteri Perindustrian di era Soeharto (1983-1993) dan Menteri Koordinator Bidang Produksi dan Distribusi Indonesia (1993-1998).

Airlangga Hartarto adalah lulusan SMA Kolese Kanisius Jakarta, dan melanjutkan pendidikan di Fakultas Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada dan lulus pada tahun 1987.

Selanjutnya, Airlangga melanjutkan pendidikan pascasarjanan di AMP Wharton School, University of Pennsylvania di AS.

Airlangga juga merupakan lulusan Master of Business Administration (MBA) dari Monash University, Australia pada 1996 serta Master of Management Technology (MMT) dari The University of Melbourne, Australia pada 1997.

Baca Juga : Profil Angela Tanoesoedibjo – Wakil Menteri Parisiwata dan Ekonomi Kreatif

Perjalanan Karir Airlangga Hartarto

Sebelum berkarir di dunia Politik, Airlangga Hartarto dikenal sebagai pebisnis dan pernah memimpin beberapa perusahaan.

Airlangga pernah menjadi Presiden Komisaris PT Fajar Surya Wisesa Tbk (1987), Presiden Komisaris PT Ciptadana Sekuritas (1994), Presiden Direktur PT Bisma Narendra (1994) dan Komisaris PT Sorini Corporation Tbk (2004).

Perjalanan politik dimulai ketika ia masuk ke DPR pada tahun 2004 dan berhasil bertahan tiga periode sebagai anggota DPRD yaitu pada 2004-2009, 2009-2014 dan 2014-2019.

Pada periode 2009-2014, Airlangga bertugas menjadi Ketua Komisi VI DPR-RI yag membidangi perdagangan, perindustrian, koperasi, UKM dan BUMN. Di 2014-2019, Airlangga bertugas di Komisi VII yang membidangi energi sumber daya mineral, lingkungan hidup dan riset dan teknologi.

Di Golkar, Airlangga sempat menjadi Wakil Bendahara hingga Ketua DPP. dan pada tahun 2017, ia terpilih menjadi Ketua Umum Golkar menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi.

Pada 27 Juli 2016, Airlangga mengikuti jejak sang ayah dan dilantik sebagai Menteri Perindustrian RI ke-28 menggantikan Saleh Husin. Selama menjadi Menperin, Airlangga selalu mengedepankan program unggulan untuk meningkatkan daya saing terutama yang terkait dengan revolusi industri 4.0.

Baca Juga: Profil Wishnutama – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Pada Kabinet Indonesia Maju tahun 2019 ini, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto diminta untuk kembali menjadi Menteri oleh Presiden Joko Widodo.

Terkait pembahasan calon menteri Airlangga membocorkan sedikit pembicaraannya dengan Jokowi. Ia mengaku menjadi calon menteri yang akan mengisi pos terkait bidang ekonomi.

“Tantangan tentu kita mengisi kondisi terkait dengan defisit neraca perdagangan kemudian pengembangan kawasan-kawasan ekonomi yang tentunya diharapkan kawasan ini bisa mengisi beberapa industri unggulan,” kata Airlangga di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Itulah informasi yang diberikan tentang Profil Airlangga Hartarto – Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Maju. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan informasi anda.