Biografi dan Profil Lengkap Ray Tomlinson – Penemu Elektronik Mail (Email)

Biografi dan Profil Lengkap Ray Tomlinson – Raymond Samuel Tomlinson adalah seorang ilmuwan komputer asal Amerika Serikat lahir di Amsterdam, New York, 23 April 1941. Ia dikenal sebagai penemu sistem surat elektronik untuk sistem ARPANET pada tahun 1971. Ray Tomlinson meninggal di Lincoln, Massachusetts, 5 Maret 2016 pada umur 74 tahun.

Profil Singkat Ray Tomlinson

Nama: Raymond Samuel Tomlinson
Lahir: Amsterdam, New York, Amerika Serikat, 23 April 1941
Wafat: Lincoln, Massachusetts, Amerika Serikat, 5 Maret 2016 (umur 74)
Kebangsaan: Amerika Serikat
Riwayat Pendidikan:
Rensselaer Polytechnic Institute
Massachusetts Institute of Technology
Pekerjaan: Pemrogram, penemu
Dikenal karena: Penemu sistem surat elektronik (Email)

Kehidupan Pribadi dan Riwayat Pendidikan

Raymond Samuel Tomlinson atau Ray Tomlinson lahir pada 23 April 1941 di daerah bernama Amsterdam di wilayah New York, Amerika Serikat. Ia dan keluarganya lalu pindah ke daerah atau desa kecil bernama Vail Mills, New York.

Di Saat remaja Ray Tomlinson bersekolah di Broadalbin Central School di daerah Broadalbin, New York. Setelah Lulus dari Broadalbin Central School, Ray Tomlinson kemudian melanjutkan pendidikannya di Rensselaer Polytechnic Institute di wilayah Troy, New York di mana Ray Tomlinson bekerja sama dengan IBM dalam program co-op. Di Rensselaer Polytechnic Institute, Ray Tomlinson mendapatkan gelar Bachelor of Science di bidang teknik listrik pada tahun 1963.

Setelah lulus dari Rensselaer Polytechnic Institute, Ray Tomlinson kemudian melanjutkan pendidikan untuk gelar Master di Massachusetts Institute of Technology dalam bidang teknik elektro. Di Massachusetts Institute of Technology, Ray Tomlinson bekerja di Speech Communication Group dan disana Ray Tomlinson mengembangkan teknologi analog-digital hybrid speech synthesizer yang dijadikan sebagai subyek untuk tesis Master-nya. Ray Tomlinson lalu menerima gelar S.M. di bidang Teknik Elektro pada tahun 1965.

Pada tahun 1967 Ray Tomlinson bergabung dengan perusahaan teknologi bernama Bolt, Beranek and Newman yang sekarang lebih dikenal dengan nama BBN Technologies, Disana Ray Tomlinson membantu mengembangkan sistem operasi TENEX termasuk ARPANET Network Control Protocol dan implementasi TELNET. Ray Tomlinson menulis sebuah program transfer file yang disebut dengan CPYNET untuk mentransfer file melalui ARPANET. Ray Tomlinson diminta untuk mengubah sebuah program yang disebut dengan SNDMSG, yang mengirim pesan ke pengguna lain dari komputer time-sharing, untuk bisa dijalankan pada TENEX. Ray menambahkan kode yang di ambil dari CPYNET ke SNDMSG sehingga pesan bisa dikirim ke pengguna pada komputer lain dan inilah yang menjadi cikal bakal munculnya E-mail atau elektronik mail.

Menemukan Email

Raymond Tomlinson menemukan email atau elektronik mail berbasis internet pada akhir tahun 1971 di ARPAnet. Inovasi terbesar yaitu email atau surat elektronik, kemampuan untuk mengirim pesan sederhana kepada orang lain melalui jaringan (1971). Waktu itu, ia tengah mengerjakan program yang disebut SNDMSG (send message ) yang memungkinan pengguna komputer yang sama dapat meninggalkan pesan satu sama lain atau sistem e-mail dengan jenis komputer tunggal. Saat itu, ia mencoba sebuah program transfer (CYPNET) yang memungkinkan pengguna komputer mengirimkan file, untuk mengarahkan komputer terhubung dengan ARPANET. Tomlinson lalu berpikir bahwa jika ia menggabungkan SNDMSG dan CYPNET bersamaan, ia mungkin dapat mengirim pesan ke kotak pos elektronik lain dalam sebuah jaringan, semudah mengirimkan suatu file.

Salah satu pertanyaan yang kemudian mengarahkan Tomlinson pada eksperimen lain mengenai e-mail yaitu bagaimana membedakan pesan yang diarahkan keluar jaringan dan pesan lain yang dialamatkan ke banyak pengguna komputer pada sebuah kantor. Tomlinson terus mempelajari keyboard komputer yang tidak langsung terkait dengan nama orang serta bukan sebuah angka. Akhirnya ia memilih simbol @ sebagai petunjuk alamat pengguna e-mail. Simbol tersebut mewakili tempat dan hanya sebuah preposisi pada sebuah keyboard.

Penggunaan simbol @ tersebut memberikan dampak yang global, Ray Tomlinson mengakui bahwa penemuannya dihasilkan hanya dari berpikir tidak lebih dari 30 atau 40 detik. Ray Tomlinson memilih simbol @ untuk membedakan mana pengguna atau username dengan domain atau alamat server. Simbol @ dibaca “et” yang berarti “di”.

Email pertama yang dikirim Raymond Tomlinson di antara dua komputer yang benar-benar duduk di samping satu sama lain. Namun, jaringan ARPANET digunakan sebagai sambungan antara keduanya. Pesan email yang pertama adalah “QWERTYUIOP”. Pesan QWERTYUIOP bisa jadi pesan bersejarah karena isi pesan pertama yang bisa dikirmkan melalui jaringan ARPANET yang sekarang berkembang menjadi jaringan internet.

Penghargaan Yang Diterima

Adapun penhargaan yang telah diterima oleh Ray Tomlinson berkat temuan Email-nya, diantaranya:

  • George R. Stibitz Komputer Pioneer Award dari Museum Komputer Amerika dengan Ilmu Komputer Departemen Montana State University (2000)
  • Penghargaan Webby dari International Academy of Digital Arts and Sciences untuk pencapaian seumur hidup (2001)
  • Dilantik ke Rensselaer Alumni Hall of Fame (2001)
  • Penghargaan Inovasi Discover Magazine (2002)
  • Penghargaan Internet IEEE bersama dengan Dave Crocker (2004)
  • Prince of Asturias penghargaan untuk penelitian ilmiah dan teknis bersama dengan Martin Cooper (2009)
  • Terdaftar di # 4 pada daftar MIT150 dari 150 inovator atas dan ide-ide dari MIT (2011)
  • Dilantik ke dalam Hall of Fame internet oleh Internet Society (2012)

Wafat

Pada 5 Maret 2016 di Lincoln, Massachusetts, Amerika Serikat, Raymond Samuel Tomlinson meninggal dunia pada umur 74 tahun.

Demikian artikel tentang”Biografi dan Profil Lengkap Ray Tomlinson – Penemu Elektronik Mail (Email)“, semoga bermanfaat

Biografi Dan Profil Lengkap Ernest Douwes Dekker – Tokoh Pejuang Kemerdekaan dan Pahlawan Nasional Indonesia

Biografi Dan Profil Lengkap Ernest Douwes Dekker – Dr. Ernest François Eugène Douwes Dekker atau yang lebih dikenal dengan Douwes Dekker atau Multatuli atau Danudirja Setiabudi adalah seorang pejuang kemerdekaan dan pahlawan nasional Indonesia yang lahir di Pasuruan, Hindia Belanda, 8 Oktober 1879.

Douwes Dekker merupakan salah seorang peletak dasar nasionalisme Indonesia di awal abad ke-20, penulis yang kritis terhadap kebijakan pemerintah penjajahan Hindia Belanda, wartawan, aktivis politik, dan juga penggagas nama Nusantara sebagai nama bagi Hindia Belanda yang merdeka. Setiabudi juga merupakan salah satu dari anggota Tiga Serangkai pejuang pergerakan kemerdekaan Indonesia bersama dr. Tjipto Mangoenkoesoemo dan Suwardi Suryaningrat. Douwes Dekker meninggal di Bandung, Jawa Barat, 28 Agustus 1950.

Profil Singkat Douwes Dekker

Nama Lengkap : Dr. Ernest François Eugène Douwes Dekker (Danudirja Setiabudi)
Lahir : 8 Oktober 1879, di Pasuruan.
Wafat : 28 Agustus 1950 di Bandung, Jawa Barat.
Orang Tua:
Auguste Henri Edoeard Douwes Dekker (ayah)
Louisa Neumann (ibu)
Saudara :
Adeline (1876)
Julius (1878)
Pekerjaan:
Politikus,
Wartawan,
Aktivis,
Penulis
Pasangan:
Clara Charlotte Deije
Johanna P. Mossel
Haroemi Wanasita (Nelly Kruymel)

Kehidupan Pribadi

Douwes Dekker lahir di Pasuruan, Jawa Timur pada 8 Oktober 1879, sebagaimana yang dia tulis pada riwayat hidup singkat saat mendaftar di Universitas Zurich, September 1913. Ayah Douwes Dekker bernama Auguste Henri Edoeard Douwes Dekker yaitu seorang agen di bank kelas kakap Nederlandsch Indisch Escomptobank. Sementara, ibu Douwes Dekker, Louisa Neumann, lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, dari pasangan Jerman-Jawa.

Douwes Dekker adalah anak ke-3 dari 4 bersaudara. Keluarga Douwes Dekker sering berpindah-pindah. Saudara perempuan dan laki-laki-nya , yaitu Adeline (1876) dan Julius (1878) lahir saat keluarga Dekker berada di Surabaya, dan adik laki-lakinya lahir di Meester Cornelis, Batavia (sekarang Jatinegara, Jakarta Timur pada 1883). Dari situ, keluarga Dekker berpindah lagi ke Pegangsaan, Jakarta Pusat.

Douwes Dekker menikah dengan Clara Charlotte Deije (1885-1968) yaitu anak dari dokter campuran Jerman-Belanda pada tahun 1903 dan dikaruniai lima anak, namun dua diantaranya meninggal sewaktu bayi (keduanya laki-laki) yang bertahan semuanya perempuan. Perkawinan ini kandas pada tahun 1919.

Kemudian Douwes Dekker kembali menikah dengan Johanna Petronella Mossel (1905-1978), seorang Indo keturunan Yahudi pada tahun 1927. Johanna merupakan guru yang banyak membantu kegiatan kesekretariatan Ksatrian Instituut yaitu sekolah yang didirikan Douwes Dekker. Dari perkawinan ini mereka tidak dikaruniai anak.

Saat Douwes Dekker dibuang ke Suriname tahun 1941 pasangan ini harus berpisah, dan kemudian Johanna menikah dengan Djafar Kartodiredjo yaitu seorang Indo (sebelumnya dikenal sebagai Arthur Kolmus), tanpa perceraian resmi terlebih dahulu.

Saat Douwes Dekker kabur dari Suriname dan menetap sebentar di Belanda (1946), ia menjadi dekat dengan perawat yang mengasuhnya, Nelly Alberta Geertzema née Kruymel yaitu seorang Indo yang berstatus janda beranak satu. Nelly lalu menemani Douwes Dekker pulang ke Indonesia dengan menggunakan nama samaran agar tidak ditangkap intelijen Belanda.

Setelah mengetahui Johanna telah menikah dengan Djafar, Douwes Dekker tidak lama kemudian pada tahun 1947, ia menikahi Nelly. Douwes Dekker lalu menggunakan nama Danoedirdja Setiabuddhi dan Nelly menggunakan nama Haroemi Wanasita, nama tersebut diusulkan oleh Sukarno. Sepeninggal Douwes Dekker, pada tahun 1964 Haroemi menikah dengan Wayne E. Evans dan kini tinggal di Amerika Serikat.

Perjalanan Hidup Dan Perjuangan Hingga Akhir Hayat

Pendidikan Douwes Dekker pertama kali dimulai kota Pasuruan. Tamat dari sana, kemudian ia masuk di HBS di Surabaya, namun tidak lama disana, orang tuanya lalu memindahkannya ke sekolah elit di Batavia yang bernama Gymnasium Koning Willem III School. Setelah lulus, ia lalu diterima bekerja di kebun kopi di wilayah Malang, Jawa Timur. Disana, Ia melihat bagaimana perlakuan semena-mena yang dialami oleh para pekerja pribumi di kebun kopi tersebut.

Tindakan semena-mena tersebut membuat Douwes Dekker membela para pekerja kebun yang membuat ia cenderung dimusuhi oleh para pengawas kebun yang lain. Hingga membuat ia berkonflik dengan managernya hingga akhirnya Douwes Dekker dipindahkan ke perkebunan Tebu tapi ia tidak lama bekerja disana karena ia kembali berkonflik dengan perusahaannya karena masalah pembagian irigasi antara perkebunan tebu dan para petani padi diwilayah tersebut dan membuat ia dipecat dari pekerjaannya.

Setelah dipecat dan menjadi pengangguran, ibu Douwes Dekker meninggal dan menyebabkan Douwes Dekker depresi. Kemudian Ia meninggalkan Hindia Belanda dan pergi ke Afrika Selatan menerima tawaran pemerintah kolonial Belanda untuk ikut berperang dalam perang Boer melawan Inggris tahun 1899 dan Di Afrika Selatan, bahkan ia sempat menjadi warga negara Afrika Selatan dan membuat saudaranya menyusul kesana.

Douwes Dekker kemudian ditangkap dan sempat dipenjara Afrika Selatan. Kemudian ia berkenalan dengan sastrawan India yang membuka pendangan Douwes Dekker mengenai perlakuan semena-mena pemerintahan kolonial Belanda pada masyarakat pribumi. Douwes Dekker lalu kembali ke Hindia Belanda (Indonesia) pada tahun 1902. Setelah kembali, ia bekerja sebagai wartawan di koran bernama De Locomotief, karena keahliannya dalam membuat laporan mengenai peperangan.

Selama menjadi wartawan, ia banyak mengangkat tentang kasus kelaparan di wilayah Indramayu. Sebagai jurnalis tulisannya banyak mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial.

Saat Douwes Dekker menjadi staf di majalah Bataviaasch Nieuwsblad pada tahun 1907, tulisannya lebih membela bangsa pribumi dan semakin banyak menkritik pemerintah kolonial Belanda. Salah satu tulisannya yang terkenal yaitu “Hoe kan Holland het spoedigst zijn koloniën verliezen?” yang artinya “Bagaimana caranya Belanda dapat kehilangan koloni-koloninya”.

Tindakan itu membuat Douwes Dekker menjadi target dari inteljen pemerintah kolonial Belanda. Douwes Dekker memberikan tempat tinggalnya sebagai tempat berkumpul para kaum pergerakan saat itu seperti Sutomo dan Cipto Mangunkusumo.

Melihat diskriminasi yang dilakukan pemerintahan kolonial Belanda terhadap kaum pribumi terutama di bidang pemerintahan dimana banyak posisi penting di pemerintahan di jabat oleh orang Belanda dan kaum pribumi hanya dijadikan sebagai pegawai rendahan karena faktor pendidikan. Kemudian, Douwes Dekker memberikan ide mengenai sebuah pemerintahan Hindia Belanda yang dijalankan oleh penduduk pribumi asli.

Ide tersebut ia sampaikan pada partai Indische Bond dan Insulinde. Ide Douwes Dekker tersebut kemudian disambut hangat namun hanya segelintir orang saja yang menyambut idetersebut.

Pada 25 Desember 1912, Douwes Dekker bersama Suwardi Suryaningrat dan dr. Cipto Mangunkusumo mendirikan sebuah partai politik yang berhaluan nasionalis pertama bernama Indische Partij dan dalam kurun waktu yang tidak lama, partai tersebut dapat menghimpun anggota hingga 5000 orang dan sangat populer dikalangan pribumi Indonesia.

Dengan perkembangan Indische Partij sebagai partai politik nasional pertama yang sangat pesat, hal tersebut membuat pemerintah Belanda mencurigai gerak-gerik partai tersebut. Ada yang menuduh partai yang didirikan Douwes Dekker bersama Suwardi Suryaningrat dan dr. Cipto Mangunkusumo itu anti-kolonial dan bertujuan agar Indonesia bisa merdeka dari tangan Belanda. Sehingga pada tahun 1913, Partai Indische Partij akhirnya dibubarkan oleh pemerintah kolonial Belanda dan pendirinya yaitu Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat dan dr. Cipto Mangunkusumo yang kemudian dikenal dengan Tiga Serangkai diasingkan.

Douwes Dekker diasingkan ke Eropa. Selama di Eropa, ia tinggal bersama keluarganya dan melanjutkan pendidikan dengan mengambil program doktor di Universitas Zurich, Swiss dalam bidang ekonomi. Di Swiss, ia sempat terlibat konspirasi dengan kaum revolusi India dan hingga ia ditangkap di Hongkong dan diadili disana. Pada tahun 1918 di Singapura, ia juga sempat di tahan dan dipenjara selama dua tahun. Setelah bebas, ia kembali ke Hindia Belanda (Indonesia).

Di Indonesia, Douwes Dekker kembali aktif di dunia jurnalistik. Tulisannya banyak menyindir kaum kolonial. Saat itu juga, Douwes Dekker juga mendirikan partai baru penerus Indische Partij yang bernama Nationaal Indische Partij tapi partai tersebut tidak mendapat izin dari pemerintahan kolonial Belanda.

Pada tahun 1919, Douwes Dekker dituduh terlibat dalam peristiwa kerusuhan petani perkebunan tembakau Polanharjo, Klaten. Tapi di pengadilan, ia dibebaskan karena tidak terbukti bersalah.

Akan tetapi, tuduhan baru menimpanya, Ia dituduh menulis hasutan dan melindungi seorang redaktur surat kabar yang menulis komentar tajam terhadap pemerintah kolonial Belanda, setelah di pengadilan, ia dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan.

Banyaknya tuduhan tentang tulisan dan aktifitasnya dibidang jurnalistik membuat Douwes Dekker meninggalkan dunia tersebut lalu aktif melakukan penulisan buku semi ilmiah. Dan atas masukan dari Suwardi Suryaningrat (Ki Hadjar Dewantara), Douwes Dekker kemudian terjun ke dunia pendidikan dan mendirikan Ksatrian Instituut di Bandung.

Sekolah yang didirikan tersebut lebih banyak mengajarkan tentang sejarah dari Indonesia dan juga sejarah dunia. Namun, pelajaran yang ada di Ksatrian Instituut dituduh sebagai anti kolonial dan pro terhadap Jepang. Akhirnya pada tahun 1933, buku karangan Douwes Dekker banyak disita dan dibakar oleh pemerintahan kolonial Belanda, ia juga dilarang mengajar dan memasuki masa penjajahan Jepang, ia masih dilarang mengajar.

Larangan mengajar membuat Douwes Dekker bekerja di kantor Kamar Dagang Jepang di Batavia (Jakarta). Kemudian ia akrab dengan Mohammad Husni Thamrin. Serangan Jerman ke Eropa membuat banyak orang Eropa ditangkap termasuk Douwes Dekker yang dituduh sebagai Komunis.

Pada tahun 1941, Douwes Dekker lalu dibuang ke Suriname. Di Suriname, Douwes Dekker tinggal di kamp Jodensavanne yang sempat menjadi kamp orang Yahudi. Di kamp tersebut, kehidupan Douwes Dekker sangat memprihatikan bahkan saat ia berumur 60 tahun, ia sempat kehilangan penglihatan dan hidupnya sangat tertekan.

Setelah perang dunia II usai, pada tahun 1946 Douwes Dekker Dikirim ke Belanda .Disana ia bertemu perawat bernama Nelly Albertina Gertzema nee Kruymel yang kemudian menemaninya pulang ke Indonesia dan tiba pada tanggal 2 januari 1947 di Yogyakarta. Pada tahun itu juga ia menikahi Nelly Albertina Gertzema nee Kruymel setelah mengetahui istri sebelumnya sudah menikah lagi.

Setelah Indonesia mengumumkan kemerdekaan, Douwes Dekker mengisi posisi penting sebagai menteri negara di kabinet Sjahrir III meskipun hanya 9 bulan saja. Douwes Dekker juga sempat menjadi delegasi negosiasi dengan Belanda dan pengajar di Akademi Ilmu Politik dan kepala seksi penulisan sejarah yang berada dibawah Kementrian Penerangan saat itu.

Pada 21 Desember 1948, saat agresi militer Belanda terhadap Indonesia, Douwes Dekker ditangkap oleh Belanda dan di interogasi lalu dikirim ke Jakarta. Akan tetapi, karena kondisi fisiknya yang sudah renta dan berjanji tidak akan terjun lagi ke dunia politik, Douwes Dekker dibebaskan dan kemudian tinggal di Bandung di wilayah Lembangweg.

Ia aktif kembali di dunia pendidikan di Ksatriaan Instituut yang pernah ia dirikan. Kegiatannya yaitu menyusun autobiografi dirinya dan juga banyak merevisi buku-buku sejarah yang pernah ia tulis.

Pada 28 agustus 1950, Douwes Dekker akhirnya menghembuskan nafas terakhir, kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung.

Untuk menghormati jasanya, namanya yang lebih dikenal dengan “Setiabud” diabadikan sebagai nama jalan di Bandung dan nama tempat di wilayah Jakarta. Selain itu, pada tanggal 9 november 1961, pemerintah Indonesia melalui presiden Soekarno mengeluarkan Kepres No. 590 tahun 1961 tentang penetapan Douwes Dekker atau Danudirja Setiabudi sebagai Pahlawan Nasional.

Demikian artikel tentang”Biografi Dan Profil Lengkap Ernest Douwes Dekker – Tokoh Pejuang Kemerdekaan dan Pahlawan Nasional Indonesia“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Biografi Lengkap Sandiaga Uno Pengusaha Muda dan Wakil Gubernur Jakarta Periode ke-19

Biografi Terlengkap Sandiaga Uno – Sandiaga Uno, siapa yang tidak kenal dengannya. Sebelum dikenal dalam dunia politik, namanya dikenal sebagai pengusaha muda muslim terkaya di Indonesia, ia juga kerap menjadi pembicara utama diberbagai seminar untuk memberikan pembekalan tentang jiwa kewirausahaan (entreprenurship) kepada pemuda. Untuk lebih mengenal lebih dekat dengan Sandiaga Uno, kita simak lebih lanjut biografi lengkapnya.

Biografi Singkat Sandiaga Uno

Nama Lengkap : Sandiaga Salahuddin Uno
Lahir : Rumbai, Pekanbaru. 28 Juni 1969
Agama : Islam
Pekerjaan : Pebisnis, Politikus
Partai Politik : Gerindra
Istri : Nur Asia
Anak :

  • Anneesha Atheera Uno
  • Amyra Atheefa Uno
  • Sulaiman Saladdin Uno

Orang Tua:

  • Razif Halik (“Henk”) Uno (ayah)
  • Rachmini Rachman (“Mien”) Uno (ibu)

Riwayat Pendidikan :

  • SD PKSD Bulungan
  • SMP 12 Wiajaya Jakarta
  • SMA Pangudi Luhur
  • Bachelor of Business Administration di Wichita State University (1990)
  • Master of Business Administration di George Washington University (1992)

Riwayat Pekerjaan :

  • Summa Group
  • PT Recapital
  • Seapower Asia Investment Limited, Singapura
  • MP Holding Limited Group, Singapura
  • NTI Resources Limited, Calgary, Canada
  • PT Saratoga Investama Sedaya
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta

Riwayat Organisasi :

  • HIPMI Jaya 1999-2001
  • HIPMI Gorontalo
  • HIPMI Pusat
  • KADIN

Biografi Lengkap Sandiaga Uno

Sandiaga Uno merupakan pendiri PT. Saratoga Investama Sedaya, yang merupakan perusahaan investasi terdepan di Indonesia. Saratoga aktif dalam bidang insfrastruktur dan sumber daya alam. Sandiaga Uno merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan sekitar $795 juta. Namun sebelum menjadi seorang pengusaha kaya, Sandiaga Uno memang telah memiliki banyak pengalaman pekerjaan.

Sandiaga Uno merupakan pemuda cerdas lulusan Wichita State University dengan Predikat Cumlude. Sandiaga Uno mengawali karirnya sebagai seorang karyawan Bank Summa pada tahun 1990. Namun setelah satu tahun bekerja, ia mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya di George Washington University, Amerika serikat dan lulus dengan indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00.

Pejalanan Karier dan Politik Sandiaga Uno

Pada tahun 1993, Sandiaga Uno bergabung dengan Seapower Asia Investment Limited di Singapura sebagai manajer investasi sekaligus di MP Holding Limited Group. Pada 1995, ia pindah ke NTI Resources Ltd di Kanada dan menjabat sebagai Executive Vice President NTI Resources Ltd. dengan penghasilan 8.000 dollar AS per bulan. Namun adanya krisis moneter pada tahun 1997 menyebabkan perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan. Sandi pun akhirnya tidak bisa lagi meneruskan pekerjaanyya.

Sandi memutuskan kembali ke Indonesia dengan predikat pengangguran. Langkah awal yang ia lakukan setelah kembali ke Indonesia yaitu mencari pekerjaan baru, namun hasilnya tidak seperti yang ia harapkan. Lamaran pekerjaannya ditolak oleh 25 perusahaan. Dari pengalaman inilah ia kemudian merasa harus merubah mindsetnya dari seorang karyawan menjadi seorang pengusahan.

Tahun 1997, Sandiaga Uno memutuskan untuk mendirikan perusahaan bersama rekan SMA-nya yaitu Rosan Perkasa Roeslani yang bergerak dalam bidang penasihat keuangan PT.Recapital Advisor. Bisnis tersebut tidak langsung berkembang, hingga pada bulan ke 6 setelah didirikannya ada perusahaan yang akhirnya menggunakan jasanya.

TIdak puas dengan satu perusahaan saja, pada tahun berikutnya yaitu 1998, Sandiaga Uno bersama Edwin Soeryadjaya mendirikan perusahaan investasi bernama PT.Saratoga Investama Sedaya yang bergerak dibidang telekomunikasi, pertambangan dan produk kehutanan. Berbekal jaringan (network) kerja yang baik dengan beberapa perusahaan lain atau lembaga keuangan dalam maupun luar negeri, perusahaan yang didirikannya akhirnya sukses.

Pada tahun 2005-2008, Sandiaga Uno menjabat sebagai ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Ia juga menjabat sebagai ketua KOmite Tetap Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sejak tahun 2004.

Pada Mei 2011, Sandiaga Uni membeli 51% daham dari Mandala Airlines.

16 April 2015, ia memutuskan untuk mengundurknan diri sebagai salah satu direktur PT.Adaro Energy Tbk. 10 Juni 2015 pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Saratoga Investama Sedaya, ia resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur UTama.

Sandiaga Uno melepaskan berbagai jabatannya dari berbagai perusahan karena ia ingin fokus pada tugas baru yang di embannya yaitu sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.

Baru-baru ini namanya ramai dibicarakan masyarakat di Jakarta, ketika ia maju dan terrpilih menjadi wakil gUbernur Jakarta periode 2017-2022. Sandiaga Uno diusung oleh partai Gerindra dan berpasangan dengan Anies Baswedan. Pilkada DKI Jakarta dilakukan dua putaran, Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berhasil unggul dari saingannya yaitu Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat.

Kekayaan Harta Sandiaga Uno

Dilansir dari Majalah Asia Globe pada tahun 2007, Sandiaga Uno dinobatkan menjadi 122 orang etrkaya di Indonesia dengan total aset perusahaan mencapai 80 juta dollar US. Pada tahun 2008, ia dinobatkan menjadi orang terkaya nomor 63 di Indonesia dengan total aset US$ 245. Sementara pada tahun 2009 dalam versi majalah Forbes, Sandi masuk sebagai pendatang baru dalam daftar 40 orang terkaya di Indonesia peringkat 29 dengan kekayaan US$400 juta.

Saat ini sandiaga Uno juga menjadi jajaran direksi dari beberapa perusahaan seperti :

  • PT Adaro Indonesia
  • PT Indonesia Bulk Terminal
  • PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia
  • Interra Resources Limited
  • PT. iFORTE SOLUSI INFOTEK

Demikian artikel tentang”Biografi Terlengkap Sandiaga Uno Pengusaha Muda dan Wakil Gubernur Jakarta Periode ke-19“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Biografi dan Profil Lengkap Anies Baswedan – Gubernur DKI Jakarta ke-19

Biografi dan Profil Lengkap Anies Baswedan – Anies Rasyid Baswedan, Ph.D. merupakan seorang akademisi pendidikan Indonesia. Anies Baswedan lahir di Kuningan, Jawa Barat pada 7 Mei 1969. Anies Baswedan pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Untuk kabinet kerja sejak 26 Oktober 2014 hingga digantikan oleh MUhadjir Effendy pada perombakan kabinet pada 27 Juli 2016.

Anies Baswedan merupakan cucu dari pejuang kemerdekaan Abdurrahman Baswedan. Anies juga menginisiasi gerakan Indonesia Mengajar dan ia menjadi rektor termuda di Indonesia pada tahun 2007 dengan menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina saat berusia 38 tahun.

Anies Baswedan kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama dengan Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur dengan masa jabatan 2017-2022.

Profil Singkat Anies Baswedan

Nama: Anies Rasyid Baswedan
Lahir: 7 Mei 1969, Kuningan, Jawa Barat
Suami/Istri: Fery Farhati Ganis (m. 1996)
Anak:
Mutiara Annisa Baswedan
Mikail Azizi Baswedan
Kaisar Hakam Baswedan
Ismail Hakim Baswedan
Orang tua
Ayah: Rasyid Baswedan
Ibu: Aliyah Rasyid
Relasi:
Abdurrahman Baswedan (Kakek)
Ridwan Baswedan (Adik)
Abdillah Baswedan (Adik)
Novel Baswedan (Sepupu)
Pendidikan:
TK Masjid Syuhada
SD Laboratori, Yogyakarta
SD Negeri 5 Yogyakarta
SMA Negeri 2 Yogyakarta
Universitas Gadjah Mada
Universitas Illinois Utara
Universitas Maryland
Agama: Islam
Pekerjaan:
Akademisi
Politikus
Rektor Universitas Paramadina ke-2 (15 Mei 2007-6 Januari 2015)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia ke-27 (27 Oktober 2014-27 Juli 2016)
Gubernur DKI Jakarta ke-19

Kehidupan Awal dan Riwayat Pendidikan

Anies Baswedan lahir di Kuningan, Jawa Barat pada 7 Mei 1969. Ia terlahir di keluarga Akademisi. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Drs. Rasyid Baswedan, S.U. yang bekerja sebagai Dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Islam Indonesia dan Prof. Dr. Aliyah Rasyid, M.Pd. yang bekerja sebagai Guru besar dan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Negeri Yogyakarta

Anies Baswedan merupakan cucu dari Abdurrachman Baswedan yang merupakan seorang pejuang pergerakan nasional yang pernah menjabat sebagaai Menteri Penerangan pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Anies memiliki saudara bernama Abdillah Rasyid Baswedan dan Ridwan Rasyid Baswedan. Ia juga merupakan sepupu dari Novel Baswedan.

Anies mulai mengenyam bangku pendidikan pada umur 5 tahun. Saat itu, Anies bersekolah di TK Masjid Syuhada. Menginjak umur 6tahun, Anies masuk ke SD Laboratori, Yogyakarta. Setelah lulus SD, Anies diterima di SMP Negeri 5 Yogyakarta. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di SMA Negeri 2 Yogyakarta. Di SMA, Ia aktif dalam OSIS sebagai wakil ketua OSIS. Ia mengiukuti pelatihan kepemimpinan bersama tiga ratus orang Ketua OSIS se-Indonesia dan IA terpilih menjadi Ketua Osis Se-Indonesia.

Kuliah di UGM dan Menyelesaikan Pendidikan Doktor di Amerika Serikat

Pada tahun 1987, Anies terpilih untuk mengikuti program pertukaran pelajar AFS dan tinggal selama 1 tahun (1987-1988) di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat. Program tersebut membuat Anies menempuh pendidikan di SMA selama 4 tahun yaitu 1985-1989.

Setelah lulus SMA, Anies kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sewaktu kuliah di UGM, Anies aktif dalam gerakan mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Islam dan menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa UGM.

Saat masih kuliah, Anies mendapatkan beasiswa Japan Airlines Foundation untuk mengikuti kuliah musim panas bidang Asian Studies di Universitas Sophia di Tokyo, Jepang. Setelah lulus dari UGM pada tahun 1995, Anies bekerja di Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi UGM.

Selama bekerja di UGM, Anies mendapatkan beasiswa Fulbright untuk pendidikan Master Bidang International Security and Economic Policy di Universitas Maryland, College Park. Saat kuliah, Ia diberi William P. Cole III Fellow di Maryland School of Public Policy, ICF Scholarship dan ASEAN Student Award.

Pada tahun 2005, Anies menjadi peserta Gerald Maryanov Fellow di Departemen Ilmu Politik Universitas Northern Illinois sehingga bisa menyelesaikan disertasinya tentang Otonomi Daerah dan Pola Demokrasi di Indonesia.

Saat berada di Amerika Serikat, Anies aktif di bidang akademik dengan menulis artikel dan menjadi pembicara berbagai konferensi. Ia banyak menulis artikel tentang desentralisasi, demokrasi dan politik Islam di Indonesia.

Kembali ke Indonesia, Anies bekerja sebagai National Advisor bidang desentralisasi dan otonomi daerah di Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan, Jakarta (2006-2007). Selain itu, Ia juga pernah menjadi peneliti utama di Lembaga Survei Indonesia (2005-2007).

Menjadi Rektor Universitas Paramadina

Pada 15 Mei 2007, Anies Baswedan dilantik menjadi rektor Universitas Paramadina. Saat itu, Ia menjadi rektor termuda di Indonesia karena ia baru berusia 38 tahun. Pada tahun 2008, Ia merintis Program Beasiswa di Universitas Paramadina bernama Paramadina Fellowship. Program ini mengadopsi konsep yang biasa digunakan di universitas di Amerika Utara dan Eropa dengan menyematkan nama sponsor sebagai predikat penerima beasiswa. Jika mahasiswa A mendapat beasiswa dari institusi B, di belakang nama mahasiswa dicantumkan nama sponsor, menjadi A, Paramadina, Institusi B Fellow.

Menjadi Menteri Pendidikan Republik Indonesia

Setelah Joko Widodo-Jusuf Kalla ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia tahun 2014, Jokowi menunjuk Anies Baswedan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Saat memimpin kementrian pendidikan, Anies Baswedan merombak organisasi di lingkup kementrian pendidikan seperti Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dipisahkan dan digabung dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Selain itu, Ia melakukan Pembenahan pada seleksi terbuka kemendikbud lalu melakukan distribusi Kartu Indonesia Pintar (KIP), membuat program sekolah aman serta mengimbau para orangtua mengantar anaknya sekolah pada tahun ajaran baru. Anies juga menerapkan kurikulum pendidikan terbaru dan menyebarkan guru berkualitas di semua wilayah agar merata serta melakukan reformasi ujian nasional.

Anies Baswedan menjabat sebagai menteri pendidikan dari tahun 2014 hingga pertengahan 2016. Setelah itu, ia digantikan Muhadjir Effendy.

Menjadi Gubernur DKI Jakarta

Setelah tidak menjabat menjadi menteri pendidikan, Anies Baswedan lalu diusung oleh partai Gerindra untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Sandiaga Uno sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta. Mereka kemudian terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Wakil gubernur pada tahun 2017 mengalahkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dalam pilkada DKI Jakarta yang digelar sebanyak dua putaran.

Demikian artikel tentang”Biografi dan Profil Lengkap Anies Baswedan – Gubernur DKI Jakarta ke-19“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Biografi dan Profil Lengkap Agnes Mo – Penyanyi Berbakat Indonesia

Biografi dan Profil Lengkap Agnes Mo – Agnes Monica Muljoto atau lebih dikenal dengan Agnes Mo adalah seorang penyanyi dan artis berkebangsaab Indonesia. Penyanyi kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986 ini telah memulai kariernya di industri hiburan pada usia enam tahun sebagai seorang penyanyi cilik.

Profil Singkat Agnes Mo

Nama: Agnes Monica Muljoto
Lahir: Jakarta, Indonesia, 1 Juli 1986
Pekerjaan: Penyanyi, aktris, penari, presenter, pencipta lagu, perancang busana, model
Tahun aktif:1992 – sekarang
Tinggi badan:160 m (524 ft 11 in)
Orang tua:
Ricky Muljoto
Jenny Siswono
Pendidikan:
Sekolah Pelita Harapan (2004)
Universitas Pelita Harapan
Universitas Negeri Oregon
Agama: Kristen Protestan

Kehidupan dan Pendidikan

Agnes Monica Muljoto lahir di Jakarta, 1 Juli 1986, Ia merupakan anak bungsu dari pasangan Jenny Siswono dan Ricky Muljoto. Agnes memiliki seorang kakak laki-laki bernama Steve Muljoto yang kemudian menjadi manajernya. Agnes menyelesaikan pendidikan dasar di SD Tarakanita Jakarta, kemudian melanjutkan pendidikannya ke SLTP Pelita Harapan. Di sekolahnya, Agnes merupakan siswi yang rajin dan berprestasi di bidang akademik, meskipun memiliki kesibukan dengan aktivitas luar sekolah seperti kursus piano, bahasa Inggris, dan bulu tangkis tidak menghalangi Agnes untuk berprestasi. Setelah lulus SLTP Pelita Harapan, Agnes melanjutkan pendidikan sekolah menengah pertamanya di SMA Pelita Harapan.

Bakat Agnes di bidang seni sudah telihat sejak masih kanak-kanak, khususnya bidang tarik suara. Selain di gereja, Agnes juga ikut kursus vokal di beberapa tempat. Setelah lulus SMA, di tengah kesibukannya yang makin padat Agnes melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi dengan jurusan pendidikan Hukum di Universitas Pelita Harapan (UPH). Namun, akhirnya Agnes memutuskan untuk mundur dari UPH karena kesibukannya dalam menjalani karier dan mempersiapkan rencana untuk go international. Tidak lama setelah Agnes memutuskan mundur dari bangku kuliahnya, Agnes melanjutkan studinya kembali dengan mengambil program Distance Education di Oregon States University (USO) jurusan Political Science.

Perjalanan Karier dan Go Internasional

Bakat di bidang seni Agnes sudah telihat sejak masih kanak-kanak. Menginjak usia enam tahun, Agnes memulai kariernya sebagai penyanyi cilik dan merekam album anak-anak pertamanya yang berjudul Si Meong. Pada tahun 1995, Nama Agnes melambung sebagai penyanyi cilik saat merilis album duet bersama Eza Yayang yaitu Yess! . Pada tahun 1999, album tersebut dinobatkan sebagai “Album Anak-Anak Terbaik” . Album lain yang telah dirilis Agnes yaitu Bala-Bala. Ketiga album tersebut berhasil menyandingkan Agnes ke jajaran penyanyi cilik terpopuler di era 1990-an. Selain bernyanyi dan merilis album, Agnes juga menjadi presenter acara anak-anak diantaranya Video Anak Anteve (VAN) di Antv, Tralala-Trilili di RCTI, dan Diva Romeo di Trans TV. Keikutsertaannya menjadi presenter dalam acara anak-anak tersebut, Agnes berhasil meraih penghargaan Panasonic Awards sebagai Pembawa Acara Anak-Anak Terfavorit selama dua tahun berturut yaitu pada tahun 1999 dan 2000.

Menginjak usia remaja, Agnes mulai mencoba terjun ke dunia seni peran, pada tahun 1999 ia ikut serta dalam sinetron Lupus Millenia dan Mr. Hologram . Pada tahun 2000, Agnes menjadi pemeran utama di sinetron Pernikahan Dini bersama Sahrul Gunawan. Sinetron tersebut berhasil melambungkan nama Agnes dan menghapus citranya sebagai seorang artis cilik. Akting Agnes dalam sinetron tersebut berhasil meraih penghargaan “Aktris Terfavorit” pada Panasonic Awards tahun 2001 dan 2002, dan SCTV Awards sebagai “Aktris Ngetop” tahun 2002.

Selain itu, Agnes juga menyanyikan dua lagu ciptaan Melly Goeslaw berjudul “Pernikahan Dini” dan “Seputih Hati” sebagai lagu tema sinetron Pernikahan Dini. Lagu tersebut merupakan penampilan pertama Agnes sejak kemunculannya sebagai penyanyi cilik beberapa tahun silam. Kedua lagu tersebut telah dirilis dalam album kompilasi bertajuk Love Theme (2001). Sepanjang tahun 2002, Agnes membintangi tiga judul sinetron, diantaranya Ciuman Pertama, Kejar Daku Kau Ku Tangkap, dan Amanda. Ia juga berkolaborasi dengan penyanyi Yana Julio dalam lagu “Awan dan Ombak” dalam album Jumpa Lagi.

Pada 8 Oktober 2003, Agnes merilis album dewasa pertamanya bertajuk And the Story Goes. Penggarapan album ini melibatkan Ahmad Dhani dan Melly Goeslaw. Dalam ajang Anugerah Musik Indonesia 2004, Agnes memenangkan tiga penghargaaan dari total sepuluh nominasi diantaranya “Artis Pop Solo Wanita Terbaik” untuk lagu “Jera”, “Karya Produksi Dance/Tehno Terbaik” untuk lagu “Bilang Saja”, serta “Duo/Group Terbaik” untuk kolaborasinya dengan Ahmad Dhani di lagu “Cinta Mati”. Ia juga berhasil meraih penghargaan sebagai “Pendatang Baru Terbaik” pada Anugerah Planet Muzik 2004 di Singapura. Kesuksesan di usia yang masih sangat muda membuat Agnes mendapat julukan “Diva Muda” Indonesia.

Sepanjang tahun 2003, selain disibukan dengan perilisan album pertamanya, Agnes juga berperan dalam sinetron Cewekku Jutek sebagai pemeran utama bersama Roger Danuarta. Tahun berikutnya, Agnes membintangi dua sinetron kembali yaitu Bunga Perawan dan Cantik. Penampilan dalam tiga sinetron tersebut mengantarkan Agnes kembali meraih penghargaan Panasonic Awards 2003 sebagai “Aktris Terfavorit” dan SCTV Awards 2004 sebagai “Aktris Ngetop”.

Pada 10 Desember 2005, Agnes kembali merilis album keduanya bertajuk Whaddup A’..?!. Dengan album ini, Agnes kembali mendapatkan berbagai penghargaan diantaranya dalam Anugerah Musik Indonesia 2006, Agnes mendapatkan dua penghargaan yaitu “Artis Pop Wanita Terbaik” dan “Karya Produksi R&B Terbaik” untuk lagu “Bukan Milikmu Lagi”. Dalam ajang Penghargaan MTV Indonesia 2006, Agnes kembali meraih trofi “Most Favorite Female” berkat lagu “Tak Ada Logika”. Album Whaddup A’..?! juga mendapatkan triple platinum untuk angka penjualan album yang mencapai lebih dari 450.000 keping.

Pada tahun 2005, Agnes dalam serial drama Asia berjudul The Hospital di Taiwan bersama Jerry Yan, salah satu personel F4. Selain itu, Agnes juga ikut dalam syuting serial Romance in The White House bersama Peter Ho.

Pada awal 2007, Agnes ditunjuk oleh DEA (Drugs Enforcement Administration) dan IDEC Far East Region sebagai duta anti narkoba se-Asia. Pada 15 Mei 2007, Agnes menjadi artis pembuka konser grup R&B Amerika Serikat Boyz II Men di Istora Senayan, Jakarta. Pada 23 Juni 2007, Agnes menggelar konser tunggal untuk pertama kali di Stadium Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, yang disaksikan sebanyak 3.000 penonton. Agnes juga menjadi bintang tamu khusus dalam panggung final Asian Idol yang digelar pada 16 Desember 2007 dengan membawakan lagunya berjudul “Get Up”.

Pada awal tahun 2008, Agnes kembali membintangi sinetron berjudul Jelita. Agnes mulai menggarap album studio ketiganya dan merilis lagu “Matahariku” lebih awal sebagai single pertama. Lagu Matahariku, membawa Agns mendapat penghargaan di MTV Indonesia Awards sebagai “Most Favorite Female” serta Anugerah Musik Indonesia 2009 sebagai “Artis Pop Solo Wanita Terbaik”. Sebelum resmi merilis album studionya, Agnes merilis album mini dengan 2 single “Godai Aku Lagi” dan “Matahariku”. Agnes juga membintangi sinetron keduanya pada tahun 2008 berjudul Kawin Masal.

Pada 1 April 2009 Agnes, Agnes resmi merilis album ketiganya ybertajuk Sacredly Agnezious. Pada MTV Indonesia Awards 2009, Agnes mendapatkan dua penghargaan sebagai “Most Favorite Female” serta “Artist of the Year” . Pada Anugerah Musik Indonesia pada tahun berikutnya, Agnes berhasil meraih dua penghargaan kembali untuk kategori “Album Pop Terbaik”, “Artis Solo Pop Wanita Terbaik” dan “Album Terbaik”

Pada 2 Februari 2011, Agnes kembali merilis album kompilasi terbaik berjudul Agnes Is My Name. Album ini memuat sepuluh single pilihan dari tiga album studio sebelumnya, ditambah dua lagu terbaru “Karena Ku Sanggup” dan “Paralyzed”. Agnes menerima penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia (NBMI) dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) atas dedikasi dan sumbangsihnya, baik berupa pemikiran ataupun perbuatan, bagi kemajuan dan perkembangan serta pelestarian musik Indonesia. Dan untuk kesekian kalinya Agnes kembali meraih penghargaan di Anugerah Musik Indonesia tahun 2011 sebagai “Artis Solo Wanita Terbaik”.

Pada September 2011, Agnes berduet dengan penyanyi senior Amerika Serikat Michael Bolton dengan lagu “Said I Loved You…But I Lied”

Pada 2012 Mnet Asian Music Awards, Agnes memenangkan kategori Best Asian Artist Indonesia. Pada tahun 2013, Agnes Mo juga mendapatkan penghargaan Best Celebrity Fashion SHORTY AWARDS 2013.Tak hanya di kategori Best Singer, Ia juga berhasil menggeser posisi Justin Bieber dalam kategori Best Celebrity Fashion SHORTY AWARDS 2013. Dengan perolehan 1199 suara untuk Agnes dan 74 suara untuk Justin Bieber.

Pada 22 September 2017, Agnez Mo kembali merilis single terbaru berjudul Long As I Get Paid dan hingga kini music video lagu tersebut telah ditonton sebanyak 14 juta lebih viewers di Youtube.

Kehidupan Pribadi

Soal asmara, Agnes sngat tertutup dan menyatakan bahwa memiliki kekasih bukanlah prioritas hidup dan kehidupan asmaranya harus tetap menjadi hal pribadi. Meski begitu, tahun 2003 beredar rumor bahwa Agnes memiliki hubungan spesial dengan mentalis Deddy Corbuzier. Pada November 2007, terungkap Agnes menjalin kasih dengan Dirl meskipun hubungan ini tidak bertahan lama. Pada Maret 2009, dirumorkan bahwa Agnes sedang dekat dengan dr. Neil, seorang dokter berkebangsaan Jepang. Pria lainnya yang pernah dikabarkan dekat dengan Agnes diantaranya Daniel Mananta, Rezky Aditya, dan Siwon Super Junior. Pada tahun 2010, Agnes digosipkan berpacaran dengan pebasket Denny Sumargo. Pada tahun 2013, Agnes kembali dikabarkan menjalin hubungan dengan Bing Chen, kepala Global Creator Development & Management YouTube. Saat ini Agnes sedang menjalin hubungan dengan pemain basket, Wijaya Saputra.

Demikian artikel tentang”Biografi dan Profil Lengkap Agnes Mo – Penyanyi Berbakat Indonesia“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Biografi dan Profil Lengkap Howard Schultz – Pebisnis Sukses CEO Starbucks

Biografi dan Profil Lengkap Howard Schultz – Howard Mark Schultz merupaka seorang pebisnis dan penulis asal Amerika Serikat. Pria kelahiran Brooklyn, New York, Amerika Serikat pada 19 Juli 1953 ini adalah CEO perusahaan kopi dan jaringan kedai kopi global Starbucks dan mantan pemilik Seattle SuperSonics. Pada tahun 1998 Schultz bersama Dan Levitan mendirikan Maveron yakni sebuah perusahaan investasi.

Profil Singkat Howard Schultz

Nama: Howard Mark Schultz
Lahir: 19 Juli 1953, Brooklyn, Kota New York, New York, Amerika
Pasangan: Sheri Kersch Schultz (m. 1982)
Anak: Addison Schultz, Kyle Schultz, Eliahu Jordan Schultz
Pendidikan: Northern Michigan University, Canarsie High School
Agama: Yudaisme
Pekerjaan: Ketua dan CEO Starbucks

Kehidupan dan Karier Howard Schultz

Howard Mark Schultz lahir dari sebuah keluarga Yahudi Jerman pada tanggal 19 Juli 1953 di Brooklyn, New York. Ayah Schultz bernama Fred Schultz merupakan mantan tentara Angkatan Darat AS dan sopir truk dan Ibunya bernama Elaine. Ia bersama kedua adiknya Ronnie dan Michael dibesarkan di Canarsie Bayview Houses milik New York City Housing Authority.

Kondisi keluarga Schultz sangat miskin saat itu sehingga pada usia 12 tahun, Schultz sudah bekerja untuk membantu perekonomian keluarganya dengan bekerja sebagai loper koran. Saat berumur 16 tahun, Schultz beerja sebagai penjaga toko.

Howards Schultz bersekolah di Canarsie High School dan lulus pada 1971. Di SMA, Schultz unggul di bidang olahraga, ia mendapat nilai tinggi dalam pelajaran olahraga dan mendapatkan beasiswa atletik ke Northern Michigan University, ia merupakan orang pertama di keluarganya yang masuk perguruan tinggi. Ia pernah menjadi anggota Tau Kappa Epsilon, Howard mendapat gelar sarjana dalam bidang Komunikasi tahun 1975.

Setelah lulus kuliah dari Northern Michigan University, Howard Schultz bekerja sebagai Sales Manager di Xerox selama tiga tahun. Kemudian ia bekerja di sebuah perusahaan Swedia, Hamamaplast. Di sana ia menjual berbagai macam peralatan rumah tangga, termasuk memasarkan mesin pembuat kopi.

Pada 1981, saat ia pergi dari New York ke Seattle untuk memeriksa toko biji kopi yang sangat populer, Starbucks. Ia sadar bahwa ada kedai kopi di Seattle yang selalu membeli kopi mesin pembuat espresso dari kantornya. Starbucks sering memesan benda khusus pembuat kopi dari Hammarplast tempat Schultz bekerja.

Starbucks merupakan sebuah perusahaan kopi dari Amerika sekaligus kedai kopi yang berpusat di Seattle, Washington. Starbuck didirikan pada tahun 1971 oleh seorang guru bahasa inggris bernama Jerry Baldwin, Guru sejarah bernama Zev Siegl, dan seorang penulis bernama Gordon Bowker. Ketiga pendiri tersebut merupakan pecinta kopi dan ingin membagi pengalaman tentang kopi dengan membuka kedai kopi kecil.

Nama “Starbucks” diambil dari nama salah satu tokoh dalam novel “Moby-Dick” karangan Herman Melville. Tokoh tersebut merupakan monster duyung yang memiliki sepasang ekor dalam mitologi Yunani yang dijadikan logo perusahaan Starbucks tersebut. Logo tersebut menggambarkan jika kopi yang disajikan Starbucks didatangkan dari berbagai wilayah penjuru dunia. Logo pertama Starbuck ada di kedai pertamanya di Seattle.

Schultz mencoba meminum kopi buatan Starbucks, Schultz langsung jatuh hati dengan cita rasa kopi tersebut yang dirasa jauh lebih nikmat dibanding kopi manapun yang pernah ia coba. Ia terkesan dengan dedikasi pemilik untuk mendidik masyarakat tentang keajaiban cita rasa kopi. Tak hanya itu, saat bertemu dengan founder Starbuck Ia kagum dengan semangat founder dalam membuat kopi yang nikmat. Schultz ingat saat pertama kali datang ke Starbuck, Ia berkata “Ya Tuhan, Ini benar-benar bisnis yang bagus, kotanya pun sangat indah!. Aku ingin menjadi bagian dari semua ini”.

Hal tersebut yang membuat Schultz antusias untuk segera melamar kerja di Starbucks. Dibutuhkan waktu satu tahun bagi Howard untuk bisa bekerja di Starbucks, Schultz diangkat sebagai manager retail operations dan marketing. Ia dekat dengan Jerry baldwin. Namun, hal tersebut kurang berlaku dengan Gordon Bowker dan Steve, investor Starbucks baru. Schultz tetap berusaha beradaptasi dan mencoba mengenalkan pembaruan untuk membesarkan Starbucks.

Pada 1983, saat dalam perjalanan di Milan, Italia untuk berbelanja kopi, Ia tertarik melihat salah satu kedai kopi dengan konsep Cafe di Italia,. Lalu ia mendapatkan ide untuk merubah Starbucks tidak hanya sebagai kedai kopi tapi juga tempat orang berkumpul dan bersosialisasi. Lalu ia berusaha meyakinkan Baldwin jika perusahaan dapat membuka kedai kopi lebih banyak, tai iide terbebut ditolak Baldwin karena ia merasa hal tersebut akan membuat Starbucks kehilangan ciri khasnya.

Keluar dari Starbucks dan Mendirikan Kedai Kopi II Giornale

Merasa para founder Starbucks memiliki pemikiran tidak maju dan tradisional yang menganggap kopi sejatinya dibuat rumahan. Tapi ide membuat kedai kopi agar lebih dikenal dipercaya Schultz akan mendatangkan lebih banyak keuntungan, akhirnya Schultz memutuskan keluar dari Starbucks dan mulai membuka bisnis baru.

Schultz membutuhkan dana sebesar US$1,7 juta untuk memulai bisnis barunya. Ia diberi pinjaman setengah dari modal yang dibutuhkan oleh pendiri Starbucks dan kekurangannya ia pinjam di Bank. Pada April 1986, Schultz berhasil membuka Kedai Kopi di Seattle bernama “Il Giornale”. Pada hari pertama kedai tersebut dibuka terdapat sekitar 300 orang berkunjung .

Setahun kemudian, Schultz mendengar jika Starbucks akan dijual mulai dari kedai kopi, tempat penggilingan kopi beserta merk dagangnya, Starbucks dijual dengan harga US$4 juta, mengetahui hal tersebut Schultz lalu meminta pinjaman kredit dan berusaha meyakinkan kreditor. Akhirnya Howard Schultz menjadi pemilik tunggal dan juga Manager di Starbucks tersebut.

Saat itu, Starbucks sudah menyediakan Bar Counter di setiap kedai kopinya dengan seorang Ahli Pembuat Kopi atau Barista yang bertugas menghaluskan biji kopi, meracik dan menyajikan kopi segar. Barista juga harus menghafal nama, kebiasaan dan juga minat konsumen.

Dua tahun kemudian, untuk kedua kalinya Schultz pergi ke Italia. Ia pulang membawa beberapa foto, menu resep dan membawa video dokumentasi para Barista dari Italia. Video tersebut kemudian ia jadikan materi latihan para staffnya, dan inilah kunci sukses dari Starbucks di hingga saat ini.

Pada tahun 1992, Schultz berhasil membuka gerai lebih banyak lagi mulai dari New England, Boston dan Chicago dan California. Dengan bertambahnya gerai Starbucks, Schultz sangat berhati-hati dalam pemasaran produknya. pada tahun yang sama, Howard membawa Starbucks menjadi perusahaan publik. Hingga Juni 1992, Schultz memasang saham Starbucks di New York Stock Exchange pada harga US$ 14 per lembar dan harga sahamnya naik menjadi US$33.

Starbucks Go Internasional

Pada 1996, Schultz memutuskan membuka cabang gerai di luar Amerika, cabang pertamanya di Jepang, lalu berlanjut di Singapura, Korea, Taiwan, Inggris, Belanda, Swedia, dan Israel. Hingga April 2000, sudah dibuka lebih dari 2.400 cabang Starbucks di Amerika Serikat dan 350 cabang di seluruh Eropa, Asia, Timur Tengah, dan Kanada.

Pada April 2000, Schultz menyerahkan jabatannya ke Executive Director CEO Starbucks, Orin C. Smith, sementara ia ingin fokus pada ekspansi usaha ke dunia Internasional. Ia memiliki target sendiri, yaitu membuka 1200 cabang baru diawal 2001. Kondisi keuangan Starbucks meningkat sangat pesat, selama satu dekade dan terus berkembang pesat.

Pada akhir 2005, Schultz mengumumkan Starbucks akan melakukan ekspansi hingga sepuluh ribu cabang. Schultz menambahkan jika mereka harus berkembang cepat, karena kompetitor sudah mulai memasuki pangsa pasar mereka.

Starbucks mulai membuat ide baru. Howard Schultz mulai membuat menu makanan Fast-Food seperti Sandwitch dalam menu Starbucks. Ide tersebut muncul dari kegagalan mereka membaca pasar di Cina dan Taiwan. Akhirnya, semua cabang Starbucks diseluruh dunia menerapkan konsep tersebut, mulailah setiap kedai Starbucks menyajikan Roti, Snack, Sandwich dan makanan lainnya dalam menu mereka.

Melihat Starbucks sudah sukses dan stabil, Schultz memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis olahraga dengan membeli NBA Seattle, Supersonic, yaitu tim bola Basket terkenal dan sementara meninggalkan posisi Direct Management di Starbucks dan menyerahkan jabatannya kepada Orin C. Smith.

Pada 2008 Starbucks dilanda krisis ekonomi sehingga pada awal tahun itu, Schultz kembali memimpin Starbucks demi mempertahankan perusahaan. Untuk menyelamatkan Starbucks, Schultz harusmengurangi pengeluaran perusahaan. Lalu pada 2008 ia menutup 600 cafe dan pada 2009 menutup 300 cafe lagi. Saat ini perusahaan berfokus pada upaya melewati krisis ekonomi dan perbaikan layanan.

Demikian artikel tentang”Biografi dan Profil Lengkap Howard Schultz – Pebisnis Sukses CEO Starbucks“, semoga bermanfaat

Biografi Lengkap Chelsea Islan – Aktris Muda Berbakat Indonesia Terbaru

Chelsea Islan adalah aktris muda pendatang baru yang namanya langsung melejit berkat peran pertamanya sebagai Annalise dalam film Refrain pada tahun 2013 yang merupakan aktris kelahiran Washigton, D.C., 22 Juni 1995.  Meskipun lahir di Washington DC, Chelsea Islan dibesarkan di Indonesia dan menjadi warga negara Indonesia. Chelsea sendiri telah memiliki dasar dalam akting melalui panggung teater, sehingga ia tidak kesulitan untuk memperlihatkan aktingnya dalam dunia perfilman. Simak Biografi lengkapnya berikut.

Biografi Singkat Chelsea Islan 

Nama Lengkap : Chelsea Elizabeth Islan
Nama Artis : Chelsea Islan
Lahir : Washington, D.C., 2 Juni 1995
Kebangsaan : Indonesia
Tinggi Badan : 167
Agama : Kristen
Profesi : Aktris , Model
Twitter : @chelseaislan
Instagram : @chelseaislan
Orang Tua : Ayah : Indra Budianto Ibu : Samantha Barbara

 

Biografi Lengkap Chelsea Islan 

Karir Chelsea Islan

Karir Chelsea Islan di dunia entertainment berawal sebagai model video klip Band Noah pada lagu “Tak Lagi Ssama” pada tahun 2013. Berawal dari peran itulah, Chelsea mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Berkat penampilannya yang cukup apik dalam video klip tersebut, ia ditawari untuk mengikuti pelatihan di sebuah rumah produksi. Berkat pengalamannya didalam panggung teater, membuat chelsea tidak kesulitan untuk berakting didepan kamera. Pada tahun yang sama, Chelsea juga terlibat dalam pembuatan film Refrain yang berperan sebagai Annalise yang disutradarai oleh Fajar Nugros. Dalam film tersebut, Chelsea bermain dengan Afgansyah Reza dan maudy Ayunda. Meskipun dalam film tersebut, Chelsea hanya berperan sebagai pemeran pendukung, namun berkat perannya sebagai Annalise mampu menyedot perhatian seluruh masyarakat sehingga membuat dirinya mendapat perhatian dari beberapa rumak produksi dalam negeri.

Berkat bakat aktingnya di depan kamera, pada tahun 2014 Chelsea Islan bermain dalam film Street Society yang berperan sebagai Karina, seorang DJ cantik berbakat yang memiliki dua karakter. Street Society adalah film Indonesia yang bergenre aksi otomotif yang didistribusikan oleh Ewis Pictures dan disutradarai oleh Awi Suryadi dengan Marcel Chandrawinata.

Pada tahun yang sama, Chelsea juga bermain dalam film Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar. Dalam film tersebut Chelsea berperan sebagai sebagai Merry Riana yaitu perempuan asal Indonesia yang berhasil meraih satu juta dollar pertamanya di Singapura pada usia 26 tahun. Film Merry Riana rilis pada 24 Desember 2014, pada film tersebut chelsea islan beradu akting dengan aktor Ferry Salim, Dion Wiyoko dan Kimberly Rider. Selain akting, dalam film tersebut chelsea juga turut andil menyanyikan lagu Somebody To Be Loved yang menjadi Soundtrack film Merry Riana.

Tidak hanya bermain dalam film, pada tahun yang sama pula Chelsea Islan bermain untuk serial TV bergenre komedi Tetangga Masa Gitu?, yaitu komedi situasi yang menampilkan kehidupan sehari-hari 2 pasangan suami istri yang dimana kedua pasangan ini tinggal dalam satu kompleks dan hidup bertetangga.Dalam serial tersebut Chelsea berperan sebagai Bintang Howard Bornstein atau Bintang Irawan. Bintang atau biasa dipanggil bastian “bee” merupakan blasteran Amerika-Indonesia, cantik dan sangat pintar bahkan bisa mengalahkan Angel. Dijuluki Wikipedia berjalan, karena saking pintarnya, kecuali dalam hal memasak. Bintang memiliki suara tangis yang khas yakni seperti suara anjing puddle serta kata-kata yang khas seperti “so sweeeeettt”. Bintang sangat mencintai Bastian dan sangat perhatian. Ia bekerja sebagai penjual dan pengelola online shop.

Pada tahun 2015, karir Chelsea Islan semakin naik terbukti dari beberapa jenis film yang ia bintangi seperti film Dibalik 98. Dibalik 98 adalah sebuah film yang bercerita tentang runtuhnya pemerintahan Orde Baru dengan ditandai mundurnya Presiden Soeharto. Pendekatan film ini bukan dari sudut pandang politis melainkan lebih ke kemanusiaan. Terdapat beberapa karakter dalam film tersebut, dan perang Chelsea Islan ada pada sudut pandang mahasiswa bersama Boy Wiliam.

Tahun 2015 Chelsea Islan juga terlibat dalam film Guru Bangsa: Tjokroaminoto adalah film yang menceritakan biografi tokoh pahlawan nasional Tjokroaminoto. Film drama Indonesia yang dirilis pada 2015 juga melibatkan beberapa aktor kenamaan Indonesia seperti Reza Rahardian, Christine Hakim, Didi Petet, Alex Komang, Egi Fedly, Sujiwo Tedjo, Maia Estianty, dan lain-lain.

Selain kedua film diatas, tahun 2015 Chelsea Islan juga bermain dalam film Love You.. Love You Not, film bergenre drama komedi Indonesia. Film yang dirilis pada 13 Agustus 2015 ini, chelsea islan berasu akting dengan Hamish Daud, Miller Khan dan lainnya.

Pada tahun 2016, Chelsea Islan semakin eksis didunia perfilman Indonesia. Terbukti dari beberapa Judul film yang ia bintangi.

Pada film Rudy Habibie, Chelsea Islan berperan sebagai Ilona Lanovska yang merupakan gadis asal Polandia yang sempat menjadi wanita yang sangat dicintai oleh Rudy Habibie semasa kuliahnya di Jerman, jauh sebelum akhirnya menikah dnegan ibu Ainun pada saat Habibie sudah menyelesaikan kuliahnya dan kembali ke Indonesia.

Tahun yang sama juga, Chelsea Islan bermain dalam film 3 Srikandi yang berperan sebagai Lilies Handayani yaitu seorang atlet panahan asal Indonesia yang berhasil meraih medari pertama di ajang Olimpiade.

Masih di tahun 2016, Chelsea Islan juga terlibat dalam film yang berjudul Headshot. Dalam film yang bercerita tentang pria yang menderita amnesia dengan masa lalu yang misterius. Ia kemudian menjadi ‘mesin pembunuh’ yang mematikan saat harus berhadapan dengan seorang gembong narkoba yang sangat berbahaya, Chelsea Islan berperan sebagai Ailin. Selain film-film diatas, Chelsea Islan juga bermain dalam film Pinky Promise di tahun 2016.

Asmara Chelsea Islan

Untuk masalah asmara, Chelsea Islan memang selalu menutupi semua berita tentang persoalan asmaranya. Seperti beberapa waktu belakangan, publik dihebohkan dengan adanya kabar kedekatan antara Chelsea Islan dan Bastial Steel yang keduanya tak sungkan berbagi momen romantis di Instagram.

Namun jauh sebelum beredarnya kedekatannya dengan Bastian Steel, Chelsea Islan telag terlebih dulu diisukan dekat dengan Deva Mahenra lawan main di Serial Tetangga Masa Gitu?, Namun Deva menegaskan jika hubungan mereka hanya sebatas teman saja meskipun Deva mengakui jika ia terbilang dekat dengan keluarga Chelsea.

Hingga setahun yang lalu, publik kembali dihebohkan dengan kedekatan Chelsea Islan dengan Chicco Jerikho yang terekam oleh beberapa potret kebersamaannya yang tersebar didunia maya. Namun hingga saat ini Chelsea Islan sangat berhati-hati untuk menutupi perihal kehidupan asmaranya.

Demikian artikel tentang”Biografi dan Profil Lengkap Virgoun – Penyanyi Pelantun Lagu Surat Cinta Untuk Starla“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Biografi dan Profil Lengkap Virgoun – Penyanyi Pelantun Lagu Surat Cinta Untuk Starla

Biografi dan Profil Lengkap Virgoun – Virgoun Putra Tambunan atau yang lebih dikenal Virgoun merupakan salah satu penyanyi pria di Indonesia dan dia merupakan vokalis dari grup band Last Child. Virgoun lahir di Bekasi, 26 September 1986 (umur 31 tahun). Ia merupakan suami dari Ina Idola Rusli atau Inara. Ia menuai popularitas setelah membawakan lagu berjudul Seluruh Nafas Ini bersama dengan Gisella Anastasia.

Profil Singkat Virgoun

Nama Lengkap: Virgoun Putra Tambunan
Nama Panggung : Virgoun
Lahir: Bekasi, Indonesia, 26 September 1986
Hobi : Mengarang Lagu, Bermain Gitar
Istri: Ina Idola Rusli atau Inara Bexxa (m. 2014)
Anak : Starla Rhea Idola Virgoun

Kehidupan Pribadi dan Perjalanan Karier Virgoun

Pada tahun 2006, Virgoun bersama dengan Dhimza, Todi dan Ari Ceper memnbentuk sebuah band bernama Last Child. Namun kabar mengejutkan datang, dimana pada September 2016 Virgoun diisukan keluar dari Last Child. Tentu saja hal tersebut membuat para Last Friend (fans Last Child) kaget, terlebih tak lam kemudian Virgoun mengeluarkan lagu solo pertama yang berjudul “Surat Cinta Untuk Starla” yang ia dedikasikan sebagai kecintaannya kepada putrinya dengan Ina Idola Rusli atau Inara Bexxa yakni Starla Rhea Idola Virgoun.

Kemudian pada 19 September 2017, Virgoun kembali merilis single terbaru berjudul “Bukti” yang ia ciptakan sebagai ungkapan isi hatinya untuk sang isteri.

Pada 14 Desember 2014, setelah berpacaran dengan Virgoun resmi menikah dengan Ina Idola Rusli atau Inara Bexxa. Pada 20 Mei 2015, mereka di karuniai seorang putri yang mereka beri nama Starla Rhea Idola Virgoun.

Menjadi Mualaf dan Masuk Islam

Pada tahun 2013 lalu, Virgoun mendapatkan hidayah untuk menjadi seorang muslim. Virgoun mengatakan bahwa awal mula dirinya masuk islam yaitu karena dia kerap ngobrol-ngobrol tentang agama dengan kakak dari istrinya. Hingga pada suatu ketika, Virgoun ditantang untuk membaca terjemahan Alquran.

Virgoun kemudian menerima tantangan tersebut hingga lembar demi lembar terjemahan dia baca. Namun, baru lembar ke lima terjemahan dia sudah menangkap isi dari Alquran. Virgoun makin tertarik dan terus belajar tentang Islam.

Dia juga tak pernah bosan bertanya kepada setiap orang yang dianggapnya paham tentang Islam. Tidak lupa juga Virgoun mencari kajian-kajian soal Islam dari berbagai sumber. Virgoun hanya butuh waktu 7-8 bulan untuk memutuskan pindah keyakinan.

Kemudian ia dipertemukan dengan Syekh Ali Jabber. Ia bertukar pikiran mengenai agama, baik Islam maupun agama terdahulunya. Kemudian virgoun meminta Syekh Ali Jabberuntuk menjadi saksi syahadat-nya.

Setelah menjadi mualaf, Virgoun terus mempelajari Alquran. Terlebih ia menikahi pujaan hatinya yang juga seorang muslim. Dia ingin menjadi muslim sesungguhnya, yang segala sesuatu dilakukan mendapat ridho dari Allah SWT.

Demikian artikel tentang”Biografi dan Profil Lengkap Virgoun – Penyanyi Pelantun Lagu Surat Cinta Untuk Starla“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Biografi dan Profil Lengkap Hanin Dhiya – Penyanyi Muda Berbakat Indonesia

Biografi dan Profil Lengkap Hanin Dhiya – Hanin Dhiya Citaningtyas atau yang lebih dikenal dengan Hanin Dhiya adalah seorang penyanyi muda kelahiran Bogor, 21 Februari 2001 (umur 16 tahun) dan Ia tinggal di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hanin Dhiya terkenal sejak mengikuti ajang pencarian bakat Rising Star Indonesia yang ditayangkan di RCTI tahun 2014, Dalam ajang pencarian tersebut ia menjadi runner-up. Saat ini, Ia bersekolah di SMP Negeri 1 Citeureup.

Biodata/Profil Singkat Hanin Dhiya

Nama : Hanin Dhiya Citaningtyas
Lahir: Bogor, 21 Februari 2001 (umur 16)
Kebangsaan: Indonesia
Pendidikan: SMP Negeri 1 Citeureup
Tahun aktif: 2014-sekarang
Agama: Islam
Orang tua
Ayah: Akhmad Yuliantara
Ibu: Cici Sunarsih
Hobi: Menyanyi dan Bermain Piano
Sosial media:
Twitter: @Hanindhiya_tys
Instagram: hanindhiyatys

Kehidupan dan Karier Hanin Dhiya

Hanin Dhiya merupakan penyanyi muda asal Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia merupakan putri dari pasangan Akhmad Yuliantara dan Cici Sunarsih yang lahir di Bogor, 21 Februari 2001.

Sejak kecil, Hanin Dhiya sudah sangat tertarik dengan dunia musik sejak kecil. Orang tua Hanin mendukung bakat anaknya dengan memasukkan hanin ke les piano dan sering mengikuti berbagai perlombaan. Salah satu perlombaan yang diikuti hanin dhiya yaitu ajang pencarian bakat Rising Star Indonesia. Sebelum memulai karier di Rising Star, Hanin Dhiya sudah banyak memenangkan berbagai kompetisi menyanyi, salah satunya yaitu saat pertama kali ia pertama kali tampil dalam segmen Semprul Managemeny di acara musik Inbox SCTV pada bulan Januari 2014 dan saat itu ia membawakan lagu berjudul “Stand Up for Love” miliki Destiny’s Child.

Karier Hanin Dhiya, menanjak saat ia lolos sebagai finalis dalam ajang Rising Star Indonesia yang ditayangkan stasiun televisi RCTI pada 2014. Pada babak live audition kedua, Hanin membawakan lagu milik Celine Dion berjudul “I Surrender”. Hasilnya, ia mendapatkan vote sebanyak 90% suara dan lolos ke babak duel. Penampilan Hanin Dhiya di Rising Star Indonesia selalu berhasil memukai expert dan juga penonton dengan suaranya. Berikut ini adalah daftar lagu yang di tampilkan Rising Star Indonesia diantaranya:

  • I Surrender – Celine Dion
  • Because of You – Kelly Clarkson
  • Because You Loved Me – Celine Dion
  • Unconditionally – Katy Perry
  • Cobalah Mengerti – Ariel, Uki, Lukman, Reza, David feat. Momo Geisha
  • Hurt – Christina Aguilera
  • Give Your Heart a Break – Demi Lovato
  • Somewhere Over the Rainbow – Judy Garland
  • Perahu Kertas – Maudy Ayunda
  • Direject – Jenita Janet
  • Bintang Kehidupan – Nike Ardilla
  • Rindu 1/2 Mati – D’Masiv
  • Somewhere Out There – Linda Ronstadt dan James Ingram
  • When I Need You – Celine Dion
  • Yang Terbaik (Lagu Kemenangan) – Hanin Dhiya

Pada akhir kompetisi Rising Star Indonesia, Hanin Dhiya berhasil keluar sebagai Runner Up sekaligus membawa single pertamanya yang berjudul Yang Terbaik. Single Yang Terbaik pertama kali dibawakan Hanin pada saat grand final Rising Star Indonesia, dengan single tersebut Hanin Dhiya semakin dikenal dan semakin memiliki banyak fans yang dinamai dengan Haninours. Hingga saat ini, Hanin Dhiya aktif di dunia musik dan ia banyak meng-cover lagu di channel youtubenya.

Demikian artikel tentang”Biografi dan Profil Lengkap Hanin Dhiya – Penyanyi Muda Berbakat Indonesia“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.