Biografi dan Profil Lengkap Susi Pudjiastuti – Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Ke-6

Posted on

Biografi dan Profil Lengkap Susi Pudjiastuti – Dr. (HC) Susi Pudjiastuti merupakan seorang Menteri Kelautan dan Perikanan ke 6 Indonesia dari Kabinet Kerja 2014-2019 yang juga pengusaha pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat. Susi Pudjiastuti lahir di Pangandaran, 15 Januari 1965.

Profil Singkat Susi Pudjiastuti

Nama: Dr. (HC) Susi Pudjiastuti
Lahir: Pangandaran, Jawa Barat, 15 Januari 1965
Orang Tua:
Ayah: Haji Ahmad Karlan
Ibu: Hajjah Suwuh Lasminah
Suami/istri:
Yoyok Yudi Suharyo (?-1986)
Daniel Kaiser (?-2000)
Christian von Strombeck
Anak:
Panji Hilmansyah (1984-2016)
Nadine Kaiser
Alvy Xavier
Agama: Islam

Kehidupan Pribadi Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti merupakan putri dari pasangan Haji Ahmad Karlan dan Hajjah Suwuh Lasminah yang lahir di Pangandaran, Jawa Barat pada 15 Januari 1965. Kedua orang tuanya berasal dari Jawa Tengah namun sudah lima generasi hidup di Pangandaran. Keluarga Susi memiliki usaha ternak, memperjualbelikan ratusan ternak dari Jawa Tengah untuk diperdagangkan di Jawa Barat. Kakek buyutnya yaitu Haji Ireng, juga dikenal sebagai tuan tanah di daerahnya.

Susi Pudjiastuti sempat dua kali bercerai yaitu dengan Yoyok Yudi Suharyo (?-1986) dan Daniel Kaiser (?-2000). Kemudian ia kembali menikah dengan Christian von Strombeck. Dari pernikahan-pernikahannya, Susi Pudjiastuti memiliki tiga orang anak yiatu Panji Hilmansyah (dari pernikahannya dengan Yoyok Yudi Suharyo), Nadine Kaiser (dari pernikahannya dengan Daniel Kaiser) dan Alvy Xavier.

Putus Sekolah, Menjadi Pengusaha dan Mendirikan Maskapai Susi Air

Setelah mengenyam pendidikan hingga tingkat Sekolah Menengah Pertama, Susi melanjutkan pendidikannya ke SMA Negeri 1 Yogyakarta, namun berhenti di kelas 2 karena ia dikeluarkan dari sekolah akibat keaktifannya dalam gerakan Golput.

Setelah putus sekolah, Susi menjual perhiasannya dan mengumpulkan modal sebesar Rp.750.000 untuk menjadi pengepul ikan di Pangandaran pada tahun 1983. Bisnis tersebut terus berkembang, kemudian pada tahun 1996, Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster bermerek “Susi Brand”. Bisnis pengolahan ikan miliknya terus berkembang hingga mencapai pasar Asia dan Amerika. Karena hal tersebut, Susi membutuhkan sarana transportasi udara yang bisa mengangkut produk hasil lautnya dalam keadaan masih segar dengan cepat.

Pada 2004, Susi memutuskan membeli sebuah Cessna Caravan seharga Rp.20 miliar hasil pinjaman bank. Melalui PT ASI Pudjiastuti Aviation yang ia dirikan kemudian, satu-satunya pesawat yang ia miliki tersebut ia gunakan untuk mengangkut lobster dan ikan segar tangkapan nelayan di berbagai pantai di Indonesia ke pasar Jakarta dan Jepang. Call sign yang digunakan Cessna tersebut yaitu Susi Air.

Dua hari setelah gempa tektonik dan tsunami melanda Aceh dan pantai barat Sumatera pada 26 Desember 2004, Cessna Susi menjadi pesawat pertama yang berhasil mencapai lokasi bencana untuk mendistribusikan bantuan kepada korban yang berada di daerah terisolasi.

Peristiwa tersebut mengubah arah bisnis Susi. Saat bisnis perikanan mulai merosot, Susi menyewakan pesawatnya yang semula digunakan untuk mengangkut hasil laut untuk misi kemanusiaan. Selama tiga tahun berjalan, perusahaan penerbangan ini semakin berkembang hingga memiliki sebanyak 14 pesawat, ada 4 di Papua, 4 pesawat di Balikpapan, Jawa dan Sumatera. Perusahaannya memiliki 32 pesawat Cessna Grand Caravan, 9 pesawat Pilatus Porter, 1 pesawat Diamond star dan 1 pesawat Diamond Twin star. Kini, Susi Air memiliki 49 dan mengoperasikan 50 pesawat terbang beragam jenis.

Pada tahun 2008, ia mengembangkan bisnis aviasinya dengan membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School.

Menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Kerja (2014-2019)

Susi Pudjiastuti ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla dan ia ditetapkan secara resmi pada 26 Oktober 2014.

Sebelum dilantik, Susi melepas semua posisinya di perusahaan penerbangan Susi Air dan beberapa posisi lainnya, termasuk Presiden Direktur PT. ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation yang bergerak di bidang penerbangan untuk menghindari konflik kepentingan antara dirinya sebagai menteri dan sebagai pemimpin bisnis. Selain itu, alasan lain Susi melepas semua jabatannya yaitu agar ia bisa bekerja maksimal menjalankan pemerintahan, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.

Penghargaan Yang Pernah Diterima

Susi Pudjiastuti menerima banyak penghargaan diantaranya:

  • Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat (2004)
  • Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia (2005)
  • Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia.(2006)
  • Metro TV Award for Economics (2006)
  • Inspiring Woman (2005) dan Eagle Award (2006) dari Metro TV, Indonesia
  • Berprestasi Award dari PT Exelcomindo
  • Sofyan Ilyas Award dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (2009)
  • Ganesha Widyajasa Aditama Award dari ITB (2011)
  • Award for Innovative Achievements, Extraordinary Leadership and Significant Contributions to the Economy, APEC (2011)
  • Tokoh Wanita Inspiratif Penggerak Pembangunan dari Gubernur Jawa Barat (2008)
  • Kanjeng Ratu Ayu (KRAY) Susi Pudjiastutiningrat dari Keraton Surakarta Hadiningrat (2015)
  • Leaders for a Living Planet Award dari WWF (16 September 2016), sebagai penghargaan atas perannya dalam memajukan pembangunan sektor perikanan yang berkelanjutan, pelestarian alam laut, dan pemberantasan pencurian ikan.
  • Doktor Honoris Causa oleh Universitas Diponegoro (3 Desember 2016)
  • Seafood Champion Award (5 Juni 2017)

Demikian artikel tentang”Biografi dan Profil Lengkap Susi Pudjiastuti – Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Ke-6“, semoga bermanfaat