Biografi dan Profil Lengkap Rosianna Silalahi – Perjalanan Karir Jurnalistik Terlengkap

Posted on

Biografi dan Profil Lengkap Rosianna Silalahi – Rosianna Silalahi adalah presenter berita dan mantan Pemimpin Redaksi Liputan 6 SCTV, yang saat ini menjadi Pemimpin Redaksi News Channel di Kompas TV. Dunia jurnalistik sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Rosianna. Hal ini karena Rosi telah menekuni duni a jurnalistik sejak masih duduk di bangku SMA. Untuk mengenal lebih dekat, berikut biografi Rosianna Silalahi.

Nama Lengkap : Rosianna Magdalena Silalahi
Tempat Lahir : Pangkal Pinang, Bangka Belitung
Tanggal Lahir : 26 September 1972
Pekerjaan : Jurnalistik
Tahun aktif : 1998-sekarang
Pasangan : Dino Gregozy Izaak

Biografi dan Profil Lengkap Rosianna Silalahi

Rosianna Silalahi menekuni dunia jurnalistik sejak masih duduk di bangku SMA. Rosi selalu memiliki kegiatan ekstrakurikuler majalah dinding untuk menyalurkan hobi menulisnya. Tak hanya itu, Rosi juga aktif berkegiatan di majalah sekolah, Serviant. Sejak awal, Rosi telah merancang langkahnya untuk menjadi seorang jurnalis yang berkompetensi tinggi.

Selesai dari bangku SMA, Gadis berdarah Batak ini mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri dengan mengambil jurusan Komunikasi FISIP Universitas Indonesia (UI) , namuan ia gagal masuk dan diterima di pilihan kedua , Jurusan Sastra Jepang Fakultas Sastra UI. Meskipun begitu, impiannya untuk menjadi seorang jurnalis tak pernah pupus.

Setelah mendapatkan gelar Sarjananya, Rosi mencari pekerjaan sesuai dengan minat dan bakatnya yaitu di bidang Jurnalistik. Kemudian Rosi mencoba mengirimkan lamaran ke TVRI, sembari menunggu panggilan dari TVRI, Rosi bekerja di perusahaan periklanan selama beberapa bulan. Selang beberapa bulan, Rosi mendapatkan panggilan kerja dari TVRI dan akhirnya di terima sebagai reporter.

Perjalanan karir Rosianna Silalahi tidak hanya sampai disitu, pada tahun 1999 stasiun Televisi SCTV membuka lowongan reporter dan presenter baru. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh Rosi. Berkat kcerdasan dan kemampuan yang dimilikinya dalam bidang jurnalistik, ia berhasil lolos masuk seleksi di SCTV. Hanya dalam kurun waktu satu tahun, nama Rosianna Silalahi mulai dikenal publik, karena ia kerap tampil di belakang meja siar sebagai seorang pembaca berita (news achor), selain itu ia juga kerap melakukan reportasi di lapangan.

Karir Rosianna Silalahi semakin cemerlang setelah dua seniornya yaitu Ira Koesno dan Arief Suditomo keluar dari SCTV. Kesempatan tersebut membuat Rosi menggantikan dua orang “ikon” SCTV sebagai jurnalis andalan mereka.

Pada tahun 2003, Rosi terpilih sebagai salah satu dari 6 jurnalis TV Asia yang mendapat kesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Presiden Amerika Serikat, George Bush di Gedung Putih, Washington DC. Kapasitasnya sebagai seorang pewawancara dengan tokoh lintas negara akhirnya mengantarkan Rosi untuk bertemu tokoh-tokoh sekaliber Mahathir Muhammad, Lee Kuan Yew, hingga Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad.

Berkat karirnya yang gemilang dalam bidang jurnalistik, mengantarkan Rosi meraih berbagai penghargaan. Beberapa penghargaan yang pernah diraih oleh Rosi, antara lain:

Tahun 2004, Rossi berhasil menyabet gelar sebagai Pembawa Acara Talk Show Terfavorit dan Pembawa Acara Berita/Current Affair Terfavorit versi Panasonic Award.

Tahun 2004, Rosi berhasil menjadi pemenang pada penghargaan ‘Indonesia Jornalist Board’ berkat program ‘Kotak Suara’ yang membahas mengenai money politics yang dibuatnya.

Pada November 2005, setelah 5 tahu berkarir sebagai jurnalis, Rosi akhirnya diangkat sebagai Pemimpin Redaksi Liputan 6. Kesempatan ini, yang diperolehnya pada usia relatif muda (33 tahun).

Pada Desember 2005, Rosi kembali berhasil membawa ropi Panasonic Award kembali dianugerahkan padanya karena berhasil terpilih sebagai Presenter Berita (Curent Affairs) Terbaik.

Tahun 2007, Rosi kembali terpilih di ajang Panasonic Award tahun 2007, dan untuk kali ketiga ia sukses meraih gelar Pembawa Acara Berita/Current Affair Terfavorit.

Namun, pada 12 Desember 2009, Rosi tidak lagi menjabat sebagai pemred Liputan 6 SCTV, dan digantikan oleh Direktur PT Surya Citra Media, Fofo Suriaatmadja.

Setelah resign dar SCTV, Rosi bersama dua alumni SCTV yaitu Bayu Sutiono dan Gunawan, membuat sebuah rumah produksi bernama Rosi. Inc. Tim kreatif, kamerawan, bahkan tenaga operasional pun diboyong dari SCTV.

Pada akhir 2009, Rosiana Silalahi ditawari untuk membuat talk show oleh Global TV dan di beri nama ” Rossy”. Rosiana Silalahi kembali tampil menyapa para pemirsa setianya. Jika dulu masyarakat mengenal wanita berambut pendek ini dengan image yang serius, tajam bahkan terkesan galak, kali ini Rosi hadir dengan karakter barunya. Atribut setelan formil dan kacamata yang menjadi ciri khasnya dulu ketika menjadi pembaca berita, kini tak lagi dikenakannya. Rosi tampil segar dengan busana kasual dan tanpa kacamata.

Mulai 1 September 2014, Rosi kembali ke meja redaksi dengan menggabungkan diri ke Kompas TV. Ia menggawangi news room Kompas TV sebagai Pemimpin Redaksi menggantikan wartawan senior Kompas, Taufik Mihardja (alm).

Itulah artikel tentang “Biografi dan Profil Lengkap Rosianna Silalahi“, semoga bermanfaat.