Biografi dan Profil Lengkap Iwan Fals – Musisi Legendaris Indonesia

Posted on

Biografi dan Profil Lengkap Iwan Fals – Virgiawan Listanto atau yang lebih dikenal dengan Iwan Fals adalah salah satu Musisi legendaris Indonesia. Pria kelahiran Jakarta, 3 September 1961 merupakan penyanyi dengan aliran musik Balada, Pop, Rock, dan Country.

Iwan Fals sangat terkenal melalui lagunya yang menggambarkan suasana sosial kehidupan Indonesia terutama Jakarta di akhir tahun 1970-an hingga sekarang. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti lagu Wakil Rakyat dan Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (seperti lagu Siang Seberang Istana dan Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia atau kadang-kadang di luar Indonesia (seperti lagu Ethiopia) mendominasi tema lagu yang dibawakannya dan banyak disukai pecinta musik di Indonesia. Selain menyanyikan lagunya, ia juga menyanyikan lagu sejumlah pencipta lain.

Profil Singkat Iwan Fals

Nama Lengkap : Virgiawan Listanto
Nama Panggung : Iwan Fals
Lahir : Jakarta, 3 September 1951
Pekerjaan : Penyanyi, Aktor
Tahun Aktif : 1975 – sekarang
Pasangan : Hj. Rosana (1980-sekarang)
Anak :
Galang Rambu Anarki (Lahir 1 Januari 1982, Meninggal 25 April 1997)
Annisa Cikal Rambu Bassae (Lahir Tahun 1985)
Raya Rambu Rabbani (Lahir 22 Januari 2003)
Orang Tua:
Harsoyo (ayah)
Lies Suudijah (Ibu)
Pendidikan:
SMP N 5 Bandung, Jawa Barat
SMAK BPK Bandung
STP (Sekolah Tinggi Publisistik)
Institut Kesenian Jakarta (IKJ)
Agama : Islam

Biografi Lengkap Iwan Fals

Kehidupan Pribadi dan Keluarga Iwan Fals

Iwan Fals merupakan putra dari pasangan Harsoyo dan Lies yang lahir dengan nama asli Virgiawan Listanto di Jakarta, 3 September 1951. Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian ia ikut saudaranya di Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah saat ia berusia 13 tahun, dimana Iwan banyak menghabiskan waktu dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak ia masih muda bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuan bergitar dan mencipta lagu.

Pada tahun 1980, Iwan menikahi Rosana yang akrab disapa “Mbak Yos”. Dari pernikahan tersebut, mereka dikarunia 3 anak yaitu (alm) Galang Rambu Anarki (1 Januari 1982 – April 1997), Annisa Cikal Rambu Bassae (1985) dan Raya Rambu Rabbani (22 Januari 2003).

Galang mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik. Namun musik yang ia bawakan berbeda dengan trademark ayahnya. Galang menjadi gitaris kelompok BUNGA dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya tahun 1997.

Galang Rambu Anarki meninggal pada April 1997 secara mendadak yang membuat aktivitas bermusik Iwan Fals sempat vakum selama beberapa tahun. Galang kemudian dimakamkan di pekarangan rumah Iwan Fals di desa Kp. Leuwinanggung No. 19 Tapos, Depok, Jawa Barat. Sepeninggal Galang, Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri.

Pada tahun 1999, Iwan berkolaborasi dengan Farid Bento. Pada tahun 2002, Iwan mulai aktif lagi membuat album . Dia pun mulai bangkit dengan munculnya album Suara Hati yang di dalamnya terdapat lagu Hadapi Saja yang bercerita tentang kehilangan Galang. Pada lagu tersebut, istri Iwan Fals (Ros) juga ikut menyumbangkan suaranya.

Sejak meninggalnya Galang Rambu Anarki, warna dan gaya bermusik Iwan Fals terasa berbeda. Ini terlihat dari lirik lagunya yang mendalam dan religius.

Perjalanan Karier Iwan Fals

Saat duduk dibangku SMP, Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah. Kemudian, datang ajakan dari seorang produser untuk mengadu nasib di Jakarta. Ia menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, Iwan rekaman album pertama. Namun album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen.

Setelah mendapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, Nana Krip dan diproduksi oleh ABC Records. Najun juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Hingga akhirnya, Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, lagu-lagu Iwan baru digarap lebih serius.

Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Iwan mengamen dengan mendatangi rumah-rumah, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Ternyata, album Sarjana Muda miliknya banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Ia sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Waktu siaran acara Manasuka Siaran Niaga di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Saat anak kedua Iwan, Cikal lahir pada tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.

Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik lagunya yang kritis. Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin melambung dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karir Iwan Fals terus naik saat ia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang di dukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser Kantata Takwa saat itu hingga sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia.

OI (Orang Indonesia)

Pada tanggal 16 Agustus 1999, para penggemar fanatik Iwan Fals mendirikan sebuah yayasan yang dinamakan Yayasan Orang Indonesia atau lebih dikenal dengan sebutan Oi. Yayasan ini mewadahi aktifitas para penggemar Iwan Fals. Selain Oi, fans keluarga besar iwan fals yaitu Fals Mania FC-SI (Fama) dan Komunitas Tiga Rambu (K3R).

Demikian artikel tentang”Biografi dan Profil Lengkap Iwan Fals – Musisi Legendaris Indonesia“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.